Manchester City Bungkam Crystal Palace 3-0, Pep Guardiola Akui Masih Banyak yang Perlu Diperbaiki
INDOZONE.ID - Manchester City kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Premier League musim ini.
Hal itu terjadi setelah mereka sukses membungkam Crystal Palace dengan skor telak 3-0, Minggu (14/12/2025).
Kemenangan tersebut membuat Manchester City terus menempel ketat Arsenal di puncak klasemen Premier League. Meski begitu, manajer Pep Guardiola menilai, performa tim masih belum sepenuhnya sempurna.
Bertanding di markas Palace, Manchester City sempat mendapat tekanan di awal laga.
Namun, pengalaman dan ketenangan para pemain City menjadi pembeda, hingga akhirnya mereka mampu mengendalikan jalannya pertandingan.
Baca juga: Pep Guardiola Bangga pada Mentalitas Manchester City Usai Comeback atas Real Madrid
City Atasi Tekanan Crystal Palace
Pep Guardiola memberikan apresiasi terhadap ketangguhan anak asuhnya yang mampu bertahan dari tekanan agresif tuan rumah.
Crystal Palace beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, sebelum akhirnya Erling Haaland memecah kebuntuan di penghujung babak pertama.
Meski diwarnai sejumlah momen keberuntungan, City tampil lebih efektif di babak kedua.
Baca juga: Xabi Alonso Puji Mentalitas Pemain Real Madrid meski Kalah dari Manchester City
Phil Foden menggandakan keunggulan dengan sisa waktu sekitar 20 menit, sebelum Haaland kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan kemenangan 3-0.
Guardiola menggambarkan penampilan timnya sebagai kejam, dalam memanfaatkan peluang. Namun, mereka masih menyimpan banyak catatan evaluasi.
Guardiola Nilai Performa City Belum Ideal
Meski meraih kemenangan meyakinkan, Guardiola menegaskan Manchester City belum berada di level terbaik seperti musim-musim sebelumnya.
Ia mengaitkan hal tersebut dengan penurunan performa yang dialami timnya pada musim lalu.
Namun demikian, manajer asal Spanyol itu melihat adanya kemajuan, terutama dalam kemampuan tim bertahan di bawah tekanan, dan memaksimalkan peluang. Itu merupakan dua aspek yang sempat menjadi masalah.
Baca juga: Lampaui Wayne Rooney, Mohamed Salah Cetak Rekor Keterlibatan Gol Terbanyak di Premier League
“Musim lalu adalah pelajaran luar biasa bagi kami, baik untuk tim maupun bagi saya secara pribadi,” ujar Guardiola.
“Meski begitu, kami tetap mampu mencapai final Piala FA dan finis di posisi ketiga," lanjutnya.
Ia juga menyoroti masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di ruang ganti, khususnya terkait pendekatan tim dalam menghadapi pertandingan-pertandingan tertentu.
Menurut Guardiola, usia sejumlah pemain muda turut memengaruhi konsistensi permainan.
Ketangguhan Bukan Hal Baru bagi Manchester City
Guardiola turut menanggapi anggapan bahwa, ketangguhan Manchester City musim ini merupakan kualitas baru.
Menurutnya, persepsi tersebut muncul karena kesuksesan di masa lalu kerap membuat perjalanan City terlihat mudah.
“Namun, kami sangat senang. Saya tahu betapa tangguhnya Crystal Palace, dan menang 3-0 di sini merupakan pernyataan yang bagus bagi kami,” ucapnya dengan nada tegas.
Ia menutup dengan menegaskan, perjuangan selalu menjadi bagian dari perjalanan sebuah tim besar.
“Di balik semua pencapaian kami, ada banyak pertandingan sulit seperti hari ini. Ketangguhan selalu menjadi bagian dari perjalanan ini," kata Guardiola.
"Semua manajer ingin tampil sempurna, tetapi ada saatnya ketika kamu harus berjuang,” sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters