INDOZONE.ID - Rencana menggelar pertandingan Serie A di Perth, Australia, masih terus diusahakan dan belum dibatalkan. Meskipun, terkendala perizinan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Presiden Serie A, Ezio Simonelli, menegaskan, rencana tersebut masih berada dalam tahap proses, seperti yang ramai diberitakan belakangan ini. Pernyataan itu disampaikan Simonelli pada Sabtu (13/12/2025).
Rencana pertandingan Serie A di Australia mencuat, karena laga ini berpotensi menjadi pertandingan liga domestik Eropa pertama yang digelar di luar negara asalnya.
Namun, sejumlah laporan media Italia belakangan menyebutkan, rencana tersebut terancam batal akibat hambatan regulasi.
Baca juga: Serie A Sudah Tidak Lagi Jadi Acuan, Gianluigi Buffon Dukung Pemain Italia Main Abroad
FIGC dan UEFA Sudah Beri Lampu Hijau
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sebelumnya telah menyetujui permintaan Serie A, untuk memindahkan pertandingan Februari antara AC Milan dan Como 1907.
Pemindahan laga tersebut dilakukan karena Stadion San Siro tidak tersedia, lantaran digunakan sebagai lokasi upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano–Cortina.
Di sisi lain, UEFA juga sempat memberikan persetujuan dengan catatan pada Oktober lalu.
Baca juga: Meski Tuai Kecaman, Javier Tebas Ngotot Ingin Gelar Pertandingan La Liga di Arab Saudi
Keputusan itu tidak hanya mencakup rencana Serie A, tetapi juga rencana La Liga yang ingin menggelar pertandingan antara Barcelona dan Villarreal di Miami, Amerika Serikat.
Namun, rencana La Liga tersebut akhirnya dibatalkan, setelah mendapat penolakan dari pemain dan klub-klub di Spanyol.
AFC Ajukan Syarat yang Dinilai Tidak Masuk Akal
Menanggapi kabar bahwa laga di Australia kemungkinan besar tidak akan terlaksana, Simonelli menegaskan, informasi tersebut tidak sepenuhnya benar.
“Saya membaca beberapa hal dalam beberapa hari terakhir yang tidak sesuai dengan kenyataan,” ujar Simonelli.
“Ini bukan ide yang ditinggalkan. Prosesnya masih berjalan dan kami menerima banyak pendapat yang mendukung rencana ini,” tambahnya.
Simonelli menjelaskan, AFC menjadi satu-satunya konfederasi yang tidak memberikan persetujuan tanpa syarat.
Baca juga: Kejanggalan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi Media AS, FIFA dan AFC Pilih Bungkam
AFC mengajukan dua syarat, yakni pertandingan tidak boleh diorganisasi, dipromosikan, atau dipasarkan oleh Serie A, serta penunjukan wasit sepenuhnya berada di tangan AFC.
“Itulah alasan kami meminta FIFA untuk memberikan keputusan akhir,” kata Simonelli.
Menurut Simonelli, kondisi tersebut membuat Serie A meminta FIFA untuk turun tangan dan memberikan keputusan.
Simonelli menilai, syarat yang diajukan AFC sulit diterima. Bukan karena Serie A menolak aturan, tetapi karena secara praktis tidak mungkin menggelar pertandingan tanpa mendefinisikannya sebagai pertandingan Serie A.
Selain itu, penggunaan wasit Italia juga dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari identitas liga.
Serie A Minta Tolong ke FIFA
Simonelli juga menyinggung fakta, wasit Italia akan memimpin pertandingan Piala Super Italia di Arab Saudi pada pekan depan, yang sama-sama berada di bawah yurisdiksi AFC.
“Mungkin ini hanya kesalahpahaman. Jika memang demikian, kami menganggap syarat tersebut tidak berlaku dan menilainya sebagai pandangan yang mendukung,” tuturnya.
Lebih lanjut, Simonelli mengungkapkan, dirinya dijadwalkan bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino di Doha pada 17 Desember untuk mencari solusi terkait rencana pertandingan Serie A di Australia.
Hingga saat ini, Serie A belum menyiapkan rencana alternatif dan masih fokus menggelar pertandingan tersebut di Perth pada 8 Februari.
“Jika FIFA memutuskan pertandingan tidak bisa digelar, kami akan menerimanya. Saya tidak membuat prediksi, saya hanya menegaskan bahwa prosesnya masih berlangsung,” tutup Simonelli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Football Italia