Jumat, 12 DESEMBER 2025 • 20:36 WIB

Asnawi Mangkualam Kembali Bersuara: Lebih Baik Dukung Timnas Indonesia ketimbang Buat Narasi yang Bikin Keliru

Author

Asnawi Mangkualam menjadi pemain tertua dengan usia 25 tahun yang bermain untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. (Instagram/@asnawi_bhr)

INDOZONE.ID - Asnawi Mangkualam Bahar meminta agar PSSI untuk bisa mendukung Timnas Indonesia dalam keadaan apa pun, bukannya mengeluarkan pernyataan yang bisa memecah belah Skuad Garuda.

Diketahui, EXCO PSSI, Arya Sinulingga, membuat pernyataan di podcast bersama Haris Pardede, Bung Harpa, terkait keretakan di ruang ganti saat Timnas Indonesia kalah 1-2 dari China pada Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Oktober 2024.

Arya mengatakan, jika tidak ada masalah di ruang ganti, mungkin saja Timnas Indonesia bisa meraih kemenangan atas China. Ia juga menyinggung soal pergantian ban kapten dari Jay Idzes ke Asnawi Mangkualam saat laga kontra China lalu.

Baca juga: Sempat Diragukan, Fabio Cannavaro Ceritakan Totalitasnya Melatih Timnas Uzbekistan

Pernyataan tersebut membuat Asnawi Mangkualam buka suara melalui Instagram stories-nya, malam tadi. Dalam klarifikasinya, mantan pemain PSM Makassar tersebut menegaskan tidak ada masalah ruang ganti. Lalu, untuk ban kapten, sebenarnya dia ingin memberikan ke pemain lain.

Namun, Shin Tae-yong (STY) saat itu masih mempercayakan Asnawi sebagai kapten utama dan Jay Idzes sebagai wakil kapten.

Asnawi pun merasa heran mengapa kekalahan Timnas Indonesia atas China terus diungkit-ungkit meski pertandingan tersebut sudah lewat.

Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar di SEA Games 2025 Thailand: Laga Hidup Mati Garuda Muda!

Pernyataan Terbaru Asnawi Mangkualam Bahar

Pernyataan terbaru Asnawi Mangkualam yang meminta agar federasi tidak memberikan statement yang tidak benar (Instagram @asnawi_bhr)

Asnawi kembali membuat pernyataan di Instagram Stories. Ia meminta PSSI memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia dalam keadaan apa pun, daripada bikin pernyataan yang justru bisa memecah belah tim.

"Saya mempertegas tidak ada masalah apa pun di ruang ganti against China. Jika ada yang membantah silahkan katakan di publik siapa orangnya apakah pemain, pelatih, atau official. Masalah kapten sudah saya jelaskan sebelumnya," tulis Asnawi Mangkualam, Jumat (12/12/2025).

Lebih lanjut, Asnawi juga mengatakan soal komposisi pemain lebih baik ditanyakan kepada pelatih bersangkutan. Sebab, pelatih pastinya lebih tahu soal strategi yang akan diterapkan. 

"Perihal komposisi pemain lebih baik tanyakan langsung ke pelatih karena itu bukan ranah saya, apakah itu strategi atau bagaimana. Karena dengan statement seperti itu sangat jelas tidak benar adanya karena perubahan komposisi pemain dikarenakan masalah di ruang ganti," ujar pemain berusia 25 tahun itu.

Baca juga: Eric Garcia Ingin Pensiun di Barcelona Usai Resmi Perpanjang Kontrak

"Siapapun yang dimainkan seharusnya bapak yang ada di federasi mensupport siapapun yang dipercaya oleh pelatih, bukan memberikan statement yang seakan-akan bapak ini tidak mempercayakan ke pemain lain yang bermain," imbuhnya.

Asnawi memberikan sindiran ke Arya Sinulingga, andaikan komposisi pemain Timnas Indonesia saat itu menang atas China, tidak mungkin ada pernyataan tersebut.

"Jika perubahan itu tidak membuahkan hasil yang baik itu merupakan hal yang normal di sepak bola, apakah jika kita menang akan ada statement seperti ini, saya pikir tidak!" tutur pemain Port FC itu.

Di akhir klarifikasinya, Asnawi meminta kepada orang-orang yang berada di lingkungan tim, baik federasi, pemain, pelatih maupun ofisial, bisa melindungi tim, bukan memberikan pernyataan tidak baik di publik.

Asnawi meminta kepada semua pihak, termasuk federasi untuk tidak mengungkit kembali kekalahan atas China, karena pertandingan tersebut sudah berlalu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram @asnawi_bhr

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU