Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 17:10 WIB

Cara Memegang Peluru yang Benar dalam Tolak Peluru: Pemula Wajib Tahu!

Author

Ilustrasi tolak peluru. (Freepik)

INDOZONE.ID - Tolak peluru merupakan cabang olahraga (cabor) atletik. Meski umum dipertandingkan di Olimpiade, banyak orang belum tahu cara memegang bola besi, atau biasa disebut peluru, dengan baik dan benar.

Olahraga tolak peluru menitikberatkan pada upaya melakukan tolakan bola besi dengan berat tertentu dari bahu menggunakan satu tangan supaya mencapai jarak terjauh.

Melempar bola besi dengan berat tertentu, bukan perkara mudah. Jika atlet profesional butuh latihan dengan maksimal untuk melakukannya, para pemula pun minimal harus tahu teknik dasarnya.

Salah satu bagian dari teknik dasar dalam tolak peluru adalah cara memegang peluru yang benar. Supaya lebih paham, yuk simak penjelasan selengkapnya di bawah!

Baca juga: Mengenal Olahraga Tolak Peluru, Beserta Sejarah dan Teknik Dasarnya

Teknik Memegang Peluru yang Benar dalam Tolak Peluru

Kamu harus tahu, tolak peluru menuntut perpaduan kekuatan, teknik, dan kontrol tubuh, untuk menghasilkan tolakan dengan jarak terjauh.

Bagaimana mungkin peluru bisa terlempar jauh jika cara memegangnya masih salah? Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui cara memegang peluru sebelum tolakan dilakukan.

Tanpa pegangan yang pas saat peluru dalam genggaman, peluang tolakan menorehkan jarak terjauh akan mengecil.

Bagaimana tidak, posisi peluru yang pas digenggaman, akan membantu kamu untuk membangun keterkaitan antara alat dengan tubuh sehingga tolakan jadi maksimal.

Selain itu, memegang peluru dengan benar juga meminimalkan risiko bola besi tergelincir dari genggaman atau keseimbangan lengan hilang saat melakukan tolakan.

Supaya bisa memegang peluru dengan baik dan benar, terutama untuk pemula, ada tiga unsur utama yang kamu harus tahu, yaitu:

1. Kenyamanan

Saat memegang peluru, kamu harus nyaman. Artinya, posisi peluru di leher atau pangkal leher harus terasa nyaman bagi atlet supaya tidak mengganggu fokus dan gerakan secara keseluruhan.

Kamu harus memperhatikan mobilitas pergelangan tangan, bahu, dan leher. Sebab, itu mempengaruhi posisi terbaik untuk menempatkan peluru.

2. Tensi Otot

Selanjutnya, tensi otot juga harus diperhatikan kala menggenggam peluru. Pasalnya, tensi otot yang tepat di lengan, pergelangan tangan, dan bahu sangat diperlukan untuk kontrol dan kekuatan saat melakukan tolakan.

3. Posisi Akhir Pegangan

Selanjutnya, posisi akhir pegangan juga amat penting saat memegang peluru. Posisi akhir pegangan berarti peluru ada dalam kontrol penuh dalam serangkaian gerakan yang berujung pada tolakan.

Lemparan bisa tidak maksimal jika siku turun atau tangan berputar yang membuat tenaga tidak keluar dengan maksimal.

Setelah memahami tiga unsur utama di atas, berikut lima cara memegang peluru yang benar dalam tolak peluru:

  • Letakkan peluru di atas semua empat jari, bukan di telapak tangan.
  • Bagian jembatan telapak tangan mendukung peluru dari bawah.
  • Ibu jari menjadi titik penyangga di samping sebelum tolakan.
  • Tegakkan bahu, tarik sedikit ke belakang, dan buat peluru berada di belakang pinggul dominan agar siap tolakan.
  • Pastikan hubungan tangan, lengan, dan bahu tetap kencang, tapi nyaman, sehingga siap menyampaikan tenaga saat tolakan. 

Baca juga: Berhasil Pecahkan Rekor Tolak Peluru, Atlet Paralimpiade Chile Jadi Model Boneka Barbie

2 Cara Pegangan yang Sering Jadi Pilihan

Dalam teknik tolak peluru glide atau rotational, ada dua cara pegangan yang sering dipilih, yaitu:

1. Dekat Pangkal Leher atau Tepat di Bawah Telinga

Posisi ini dipilih oleh banyak atlet tolak peluru modern karena nyaman dan membantu mengarahkan gerak tolakan jadi datar serta kuat.

2. Sedikit Lebih ke Belakang Leher

Sementara itu, ada juga atlet tolak peluru yang menempatkan bola besi sedikit lebih ke belakang leher atau menjauh dari telinga. Sebab, posisi ini terasa lebih seimbang saat hendak memulai gerakan. Biasanya, posisi ini dipilih oleh atlet dengan mobilitas bahu lebih tinggi.

Nah, itulah cara memegang peluru yang benar dalam tolak peluru. Para pemula wajib tahu supaya bisa menghasilkan lemparan terjauh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Throws University

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU