Sabtu, 02 MEI 2026 • 18:31 WIB

Kapten Persib Marc Klok Bantah Lakukan Rasisme ke Pemain Bhayangkara FC: Ini Klarifikasinya!

Author

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, bantah melakukan rasisme ke pemain Bhayangkara FC. (Instagram/@marcklok)

INDOZONE.ID - Kapten Persib Bandung, Marc Klok, membantah telah melakukan rasisme kepada penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia. Ia mengunggah pernyataan resmi melalui akun Instagram-nya, @marcklok, Sabtu (2/5/2026).

Persib tandang ke markas Bhayangkara FC, Stadion PKOR Sumpah, Lampung, Kamis 30 April 2026, malam WIB. Pertandingan pekan ke-30 Super League itu berjalan sengit.

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, beraksi. (Instagram/@marcklok)

Tuan rumah sempat unggul dua gol lebih dulu, sebelum Pangeran Biru membalikkan kedudukan hingga menang 4-2.

Selain hasil yang menarik, pertandingan ini juga sempat diwarnai selisih pendapat antara Klok dengan kapten Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto, pada jeda babak pertama. Kejadian itu tertangkap kamera hingga viral di media sosial (medsos).

Baca juga: Sisa Pertandingan Persib dan Borneo FC di Super League Musim Ini: Siapa Paling Berat?

Ternyata, kejadian itu diawali dari aduan Henry Doumbia kepada Wahyu yang mengaku jadi korban rasisme Klok. Wahyu mengkonfirmasi aduan Henry Doumbia ke Klok yang berujung perdebatan.

Pada hari ini, Bhayangkara FC pun mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan rasisme terhadap Henry Doumbia yang dilakukan Klok, via akun Instagram @bhayangkarafc.

"Terkait dengan aksi rasis yang diterima Henry Doumbia, selepas pertandingan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC langsung melaporkan aksi rasis Marc Klok kepada Match Commisioner (Match Com) yang bertugas di laga tersebut dan juga langsung bersurat kepada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC aksi rasis baik di dalam dan di luar sepak bola adalah hal yang tidak bisa diterima," tulis pernyataan resmi Bhayangkara FC, dikutip pada Sabtu (2/5/2026).

Marc Klok Bantah Lakukan Rasisme, Ngaku Bilang Ini

Klok membantah tuduhan dirinya telah melakukan rasisme kepada pemain Bhayangkara FC. Ia menyesalkan penyebaran informasi tidak benar yang merugikan nama baiknya.

"Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya. Sepanjang hidup, saya selalu menjunjung tinggi nilai rasa hormat, kesetaraan, profesionalisme, dan anti-rasisme," kata Klok.

Klok menegaskan, bahwa selalu menjunjung rasa hormat, kesetaraan, profesionalisme, dan anti-rasisme sepanjang kariernya di dunia sepak bola.

Baca juga: Persib Tatap 4 Laga Sisa bak Final demi Juara Super League Musim Ini

Klok mengaku telah berbicara dengan beberapa pihak Bhayangkara FC, baik setelah maupun sebelum pertandingan, untuk mengklarifikasi secara hormat dan tenang.

Gelandang kawakan itu pun membeberkan apa yang terjadi dalam pertandingan tersebut. Ia mengaku mengatakan, “give me the ball back” kepada Henry Doumbia yang dianggapnya menahan bola saat Persib memperkecil kedudukan jadi 1-2.

Klok pun menerangkan, telah berbicara dengan Henry Doumbia perihal ucapannya. Ia menyatakan, Henry Doumbia mengira dirinya mengucapkan “black”.

“Kami membicarakan hal tersebut. Ia meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata black,” beber Klok.

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, beraksi. (Instagram/@marcklok)

“Ia mengakui kesalahpahaman tersebut, begitu pula rekan-rekan setimnya dan pelatih mereka, yang memiliki hubungan baik dengan saya,” jelasnya.

Sementara itu, Klok menyayangkan tindakan Manajer Bhayangkara FC, Sumardji, yang tidak berada dekat lapangan, tapi terus menyebutnya rasis, baik di dalam lorong stadion, dekat ruang ganti, maupun lapangan setelah pertandingan.

Baca juga: Hitung-hitungan Persib Juara Super League Musim Ini: Saingan dengan Borneo FC Makin Ketat!

“Saya telah memintanya untuk berhenti dan menyampaikan bahwa saya merasa terluka atas tuduhan yang tidak benar tersebut,” sambungnya.

Oleh sebab itu, Klok kini mengharapkan permintaan maaf resmi dari Bhayangkara FC atas kekeliruan dan kesalapahaman yang telah merugikan namanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU