INDOZONE.ID - Pembalap Tech3 KTM, Enea Bastianini menilai hukuman yang diterimanya pada insiden di tikungan pertama GP Hungaria terlalu berlebihan.
Diketahui, Enea Bastianini kini sedang berjuang memperebutkan posisi kelima dengan Luca Marini dari Honda pada balapan yang digelar di sirkuit Balaton, Hungaria pada Minggu (7/6/2026) lalu ketika bertabrakan dengan rekan setimnya Joan Mir.
Dalam balapan tersebut, Enea Bastianini sempat melebar di tikungan pertama saat hendak mencoba menyalip Luca Marini dan memotong kembali ke jalur balapan pada tikungan 2 yang saat ia menabrak sisi Honda milik Mir.
Alhasil dari insiden tersebut, pembalap asal Italia itu harus mendapatkan long-lap penalty yang menurutnya hal tersebut terlalu berlebihan.
Baca juga: Babak Pertama Indonesia Vs Mozambik: Garuda Unggul 1-0
Tak hanya itu saja, Bastianini juga mengkritik apa yang menurutnya merupakan pengawasan yang lebih ketat pada tahun 2026.
Dalam wawancaranya itu, pembalap berusia 28 tahun itu mengatakan bahwa long-lap penalty yang ia terima terlalu berat baginya.
"Yah, bagi saya itu terlalu berat untuk menempuh putaran panjang," ujar Enea Bastianini yang dikutip dari Crash pada Selasa (9/6/2026).
"Mungkin lebih baik menurunkan pemain satu posisi; menurut saya itu adalah penalti yang tepat," lanjutnya.
Bastianini juga mengatakan bahwa Joan Mir tidak alami kecelakaan dan ia berada tepat di depan pembalap asal Spanyol itu. Pembalap kelahiran Rimini, Italia itu bahkan menilai bahwa penalty tersebut cukup berlebihan.
"Joan tidak mengalami kecelakaan, dan saya juga berada di depannya. Saya tidak melihat sepedanya; ketika saya melihatnya, saya berusaha untuk tidak menyentuhnya, tetapi yah, ketika sepeda itu tiba, saya sedikit menyentuhnya," tuturnya memaparkan.
"Penalti itu terlalu berlebihan, tetapi tahun ini kita telah melihat banyak penalti, dan itu adalah peraturan baru," ujarnya lagi.
Ennea Bastianini mendapat long-lap penalty kedua karena ia memotong tikungan dan tidak memberikan waktu satu detik yang dibutuhkan untuk menghindari mendapatkan keuntungan.
Bastianini akhirnya mengakhiri balapan di Hungaria dengan menempati posisi ke-9 setelah ia menyalip Brad Binder di tikungan lap terakhir.
Baca juga: Punya Rekor Manis di Misano, Aldi Satya Bidik Top 5
Bastianini juga menilai bahwa balapan tersebut sangatlah aneh baginya. Meski begitu, pada akhirnya ia terus berjuang untuk mendapatkan posisi yang lebih baik.
"Ya, ini balapan yang aneh bagi saya, dan ketika saya melihat insiden di tikungan pertama [yang melibatkan Jorge Martin] saya teringat bendera merah, karena saya melihat banyak pembalap terjatuh," ujar Bastianini.
"Namun, pada akhirnya, kami terus berjuang, dan saya berada di posisi yang baik, memperjuangkan sesuatu yang baik," tuturnya lagi.
Bastianini juga mengaku saat tiba di tikungan pertama motornya oleng di tikungan terakhir tanpa rem hingga akhirnya dia memutuskan untuk melaju ke sisi luar.
Baca juga: West Ham United Patok Harga Rp2 Triliun untuk Mateus Fernandes, MU Sanggup Bayar?
"Tapi saya tiba di tikungan pertama setelah motor saya oleng di tikungan terakhir tanpa rem, dan saya langsung melaju ke sisi luar, dan ketika saya kembali, saya melihat Joan, tapi sudah agak terlambat, dan saya menyentuhnya, dan saya mendapat penalti long lap," ujar Bastianini.
"Dan setelah mencoba merebut kembali posisi, saya memotong tikungan. Saya kehilangan posisi dari Toprak [Razgatlioglu]," lanjutnya.
Tak hanya itu, Bastianini juga menyebut bahwa balapan di Hungaria merupakan balapan yang sangat gila, yang mana saat ia berada di belakang dua pembalap lainnya ia cukup kesulitan untuk menyalip.
"Saya mencoba untuk mengurangi satu detik, tetapi mungkin saya tidak mengurangi satu detik; itulah mengapa saya melakukan putaran panjang lainnya. Namun selebihnya, ini adalah balapan yang gila; ketika saya berada di belakang dua pembalap lain, menyalip sangat sulit," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Crash.net