Rabu, 10 JUNI 2026 • 16:54 WIB

Bruno Guimaraes Sebut Timnas Brasil Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Author

Pemain Brasil, Bruno Guimaraes (REUTERS)

INDOZONE.ID - Gelandang Timnas Brasil, Bruno Guimaraes sebut bahwa timnya masih layak untuk diperhitungkan di Piala Dunia 2026.

Bruno Guimaraes mengaku tidak sependapat dengan klaim media Brasil yang menyebut bahwa negaranya tidak memiliki kekuatan yang cukup seperti edisi Piala Dunia sebelumnya saat tim Samba berambisi untuk memecahkan rekor memenangkan gelar Piala Dunia untuk keenam kalinya sepanjang sejarah.

Dalam wawancaranya bersama laman resmi FIFA, Guimaraes menyebut bahwa Brasil selalu menjadi tim favorit di setiap kompetisi.

Apalagi, komposisi skuad Selecao juga dihuni oleh banyak pemain bintang yang merumput di kompetisi top Eropa yang dipadukan dengan beberapa pemain muda dari liga lokal.

Baca juga: Jelang Piala Dunia 2026, Wonderkid Meksiko Ini Targetkan Juarai Grup A

Duel Bruno Guimaraes dengan Lionel Messi di laga Brasil vs Argentina (nufc.co.uk)

Oleh karena itu, pemain berusia 27 tahun itu meminta agar orang-orang menaruh respek terhadap Timnas Brasil dan juga para pemain.

"Banyak orang berkomentar hanya untuk mencari perhatian," ujar Bruno Guimaraes dalam wawancaranya yang dikutip dari laman resmi FIFA pada Rabu (10/6/2026).

"Brasil merupakan salah satu tim favorit di setiap kompetisi. Tak ada tim lain yang memiliki lima bintang pada seragamnya. Kami memiliki pemain-pemain hebat yang bersinar di klub-klub terbesar di dunia, jadi tim nasional kami dan para pemainnya layak mendapatkan respek yang semestinya," tutur kapten Newcastle United itu melanjutkan.

Walaupun Brasil sudah puasa gelar Piala Dunia selama 24 tahun, tetapi tim samba menjadi salah satu tim tersukses selama 96 tahun turnamen ini berlangsung. Bagaimana tidak, mereka menjadi tim paling banyak yang memenangkan Piala Dunia yakni sebanyak 5 kali.

Baca juga: Enea Bastianini Nilai Penalti yang Didapatkan di GP Hungaria Terlalu Berlebihan

Oleh karena itu, Bruno Guimaraes memperingkatkan agar tidak meremehkan Brasil di turnamen akbar 4 tahunan itu karena semuanya bisa saja terjadi di atas lapangan.

"Apa pun bisa terjadi di lapangan. Menjadi favorit tidak berarti pasti menang, tetapi kami termasuk di antara para kandidat," ujar Bruno Guimaraes.

Tak cuma itu saja, mantan pemain muda Athletico Paranese itu juga membicarakan masalah taktikal yang akan digunakan Brasil pada partai pembuka grup C melawan Maroko pada Sabtu (13/6/2026) mendatang.

Baca juga: Senyum Tipis Pelatih Mozambik saat Ditanya Peluang Indonesia Lolos Piala Dunia 2030

Carlo Ancelotti sebelumnya lebih memainkan formasi 4-2-4, tetapi dengan keputusannya untuk mengganti bek sayap Wesley dengan gelandang Atalanta, Ederson dos Santos memicu spekulasi bahwa pelatih asal Italia itu akan memainkan formasi 4-3-3 di Piala Dunia 2026.

"Formasi 4-2-4 memberi Anda lebih banyak opsi dalam menyerang, tetapi di sisi lain tim akan lebih bermain langsung," tutur mantan pemain Lyon itu menutup wawancara.

Brasil sendiri akan memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026 melawan Maroko di New Jersey, Amerika Serikat, sebelum mereka menghadapi Haiti dan juga Skotlandia di babak grup.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: FIFA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU