Enea Bastianini. (Instagram/@bestia23)
INDOZONE.ID - Pembalap Tech3 KTM, Enea Bastianini menilai hukuman yang diterimanya pada insiden di tikungan pertama GP Hungaria terlalu berlebihan.
Diketahui, Enea Bastianini kini sedang berjuang memperebutkan posisi kelima dengan Luca Marini dari Honda pada balapan yang digelar di sirkuit Balaton, Hungaria pada Minggu (7/6/2026) lalu ketika bertabrakan dengan rekan setimnya Joan Mir.
Dalam balapan tersebut, Enea Bastianini sempat melebar di tikungan pertama saat hendak mencoba menyalip Luca Marini dan memotong kembali ke jalur balapan pada tikungan 2 yang saat ia menabrak sisi Honda milik Mir.
Alhasil dari insiden tersebut, pembalap asal Italia itu harus mendapatkan long-lap penalty yang menurutnya hal tersebut terlalu berlebihan.
Baca juga: Babak Pertama Indonesia Vs Mozambik: Garuda Unggul 1-0
Tak hanya itu saja, Bastianini juga mengkritik apa yang menurutnya merupakan pengawasan yang lebih ketat pada tahun 2026.
Dalam wawancaranya itu, pembalap berusia 28 tahun itu mengatakan bahwa long-lap penalty yang ia terima terlalu berat baginya.
"Yah, bagi saya itu terlalu berat untuk menempuh putaran panjang," ujar Enea Bastianini yang dikutip dari Crash pada Selasa (9/6/2026).
"Mungkin lebih baik menurunkan pemain satu posisi; menurut saya itu adalah penalti yang tepat," lanjutnya.
Bastianini juga mengatakan bahwa Joan Mir tidak alami kecelakaan dan ia berada tepat di depan pembalap asal Spanyol itu. Pembalap kelahiran Rimini, Italia itu bahkan menilai bahwa penalty tersebut cukup berlebihan.
"Joan tidak mengalami kecelakaan, dan saya juga berada di depannya. Saya tidak melihat sepedanya; ketika saya melihatnya, saya berusaha untuk tidak menyentuhnya, tetapi yah, ketika sepeda itu tiba, saya sedikit menyentuhnya," tuturnya memaparkan.
"Penalti itu terlalu berlebihan, tetapi tahun ini kita telah melihat banyak penalti, dan itu adalah peraturan baru," ujarnya lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Crash.net