Thomas Tuchel Sebut Inggris Bukan Tim Favorit di Piala Dunia 2026 meski Dibekali Pemain Bintang
INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel sebut bahwa The Three Lions tidak difavoritkan di Piala Dunia 2026, meski begitu ia mengatakan bahwa anak asuhnya itu akan berjuang untuk mengangkat trofi Piala Dunia yang sudah lama diidam-idamkan.
Diketahui, Piala Dunia 2026 akan bergulir pada Jumat (12/6/2026) dini hari WIB, yang mana pada turnamen tersebut Timnas Inggris berupaya untuk mengakhiri puasa gelar selama 60 tahun pada turnamen akbar 4 tahunan itu.
Beberapa negara seperti Prancis, Spanyol, hingga sang juara bertahan Argentina menjadi deretan negara yang diunggulkan pada turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko itu.
Namun, saat ditanya soal The Three Lions termasuk dalam tim unggulan, Thomas Tuchel mengatakan bahwa timnya bukanlah favorit utama dalam Piala Dunia 2026.
Baca juga: Bruno Guimaraes Sebut Timnas Brasil Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026
"Ada berapa banyak favorit? Tidak, kami bukan favorit utama. Kami tidak bisa menjadi favorit karena kami belum memenangkannya selama bertahun-tahun," ujar Thomas Tuchel dalam wawancaranya yang dikutip dari ESPN pada Rabu (10/6/2026).
"Ada para pemenang yang sudah terbukti di turnamen ini dengan lebih banyak kesuksesan. Mereka adalah favorit. Kami berkompetisi untuk memperebutkan trofi, kami bermimpi besar. Kami tahu apa yang dibutuhkan jika kami bermimpi besar. Itu datang dengan tanggung jawab. Tanggung jawabnya terletak pada usaha dan di sinilah fokusnya," lanjutnya.
Lebih lanjut, Thomas Tuchel juga memandang bahwa timnya sebagai penantang namun ia mengatakan bahwa Declan Rice dan kolega bukan sebagai favorit utama.
"Kami memandang diri kami sebagai pesaing, sebagai penantang. Kami ingin melaju hingga akhir, tetapi saya rasa kami bukan favorit utama," imbuhnya.
Baca juga: Kim Sang-sik Hadir di Laga Indonesia vs Mozambik, Ini Respons John Herdman
Di era kepelatihan Gareth Southgate, Inggris berhasil menjadi finalis di dua edisi Piala Eropa yakni 2020 dan 2024, serta menjadi semifinalis di Piala Dunia 2018 dan juga mencapai perempat final pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Tuchel mengatakan bahwa hasil-hasil Timnas Inggris di bawah Southgate cukup relevan. Pelatih asal Jerman itu mengatakan bahwa jika The Three Lions sudah berada di final, semifinal atau perempat final maka mereka perlu sedikit keberuntungan untuk memenangkannya.
"[Hasil-hasil itu] sangat relevan. Jika Anda mencapai final di Euro, semifinal, perempat final di Piala Dunia, maka Anda sudah berada di sana dan bisa memenangkannya. Hanya butuh sedikit keberuntungan atau apa pun. Saya sangat yakin bahwa kami sudah berada di sana, tetapi saya juga percaya bahwa kami bukan favorit karena sejarah," ujar mantan pelatih Chelsea tersebut memaparkan.
"Mungkin perbandingannya kurang tepat, jika Anda pergi ke Wimbledon dan belum pernah memenangkannya, atau 60 tahun yang lalu Anda memenangkannya, mungkin Anda bukan favorit," ujarnya lagi.
Tuchel juga percaya dengan kedalaman skuad yang ia miliki bisa membawa Timnas Inggris memenangkan Piala Dunia. Tapi yang penting baginya adalah dibutuhkan pola pikir yang tenang dari para pemainnya.
"Tapi tentu saja kita bisa memenangkannya. Kami ingin memenangkannya. Tapi kami tahu apa yang dibutuhkan. Dibutuhkan pola pikir yang tenang, dan fokus pada langkah-langkah kita," kata pelatih berusia 52 tahun itu menambahkan.
"Jika kita ingin mencapai puncak gunung, kita perlu memulai perjalanan langkah demi langkah dan pergi dari satu base camp ke base camp lainnya, jika tidak kita akan teralihkan perhatiannya," ujarnya lagi.
Baca juga: Presiden Atletico Madrid Tegaskan Julian Alvarez Tidak Dijual!
"Saya percaya, kita semua percaya, kita semua punya mimpi, tetapi itu datang dengan tanggung jawab, kerja keras, komitmen, disiplin, dan terkadang disertai kekecewaan dan kemunduran. Semua itu termasuk di dalamnya, tetapi kita berani bermimpi dan itu penting," ujar Thomas Tuchel menutup wawancara.
Timnas Inggris sendiri akan memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026 pada 18 Juni 2026 mendatang melawan Kroasia dalam laga pembuka grup L.
Setelah pertandingan kontra Kroasia, mereka akan menghadapi Ghana pada 24 Juni dan akan melawan Panama di pertandingan terakhir fase grup pada 28 Juni mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN