Hajime Moriyasu Bongkar Rahasia Timnas Jepang Bantai Tunisia di Matchday 2 Grup F Piala Dunia 2026
INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu bongkar rahasia timnya dalam membantai Tunisia dalam pertandingan kedua grup F Piala Dunia 2026 pada Minggu (21/6/2026) pagi WIB.
Dalam pertandingan yang digelar di Monterrey Stadium, Meksiko, Jepang sukses membantai Tunisia asuhan Herve Renard dengan skor 4-0.
Pada pertandingan tersebut, keempat gol kemenangan Jepang dicetak oleh Daichi Kamada (4'), brace Ayase Ueda (31', 83') dan Junya Ito (69').
Kemenangan tersebut membuat peluang Jepang untuk lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 semakin terbuka, yang mana tim Samurai Biru saat ini menduduki posisi kedua grup Fdengan koleksi 4 poin.
Baca juga: Pelatih Pantai Gading Kecam Permainan Jerman yang Dinilai Kurang Sportif, Ada Apa?
Dalam wawancaranya seusai pertandingan, pelatih Jepang Hajime Moriyasu membongkar rahasia timnya dalam meraih kemenangan telak atas Tunisia.
Pelatih sekaligus mantan pemain Jepang era 90-an itu menilai bahwa bermain agresif menjadi salah satu kunci bagi timnya untuk meraih kemenangan atas Tunisia.
"Kami melakukan persiapan dengan baik sesuai dengan apa yang ingin kami lakukan dan bermain secara agresif," ujar Hajime Moriyasu dalam wawancaranya seusai pertandingan yang dikutip dari laman resmi FIFA pada Minggu (21/6/2026).
Kamu harus tau, kemenangan Jepang 4 gol tanpa balas ini merupakan kemenangan terbesar tim Samurai Biru sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia sejak tahun 1998 lalu.
Baca juga: Dibantai Belanda 5-1, Graham Potter Tegaskan Swedia akan Petik Pelajaran Berharga
Sebelumnya kemenangan terbesar Jepang hanya selisih dua gol saja yakni melawan Tunisia di Piala Dunia 2002, yang mana mereka menang 2-0 dan juga meraih kemenangan 3-1 atas Denmark di Piala Dunia 2010 lalu.
Tak cuma itu saja, kemenangan Jepang atas Tunisia juga menjadi kemenangan ketujuh mereka dalam 9 pertandingan terakhirnya yang berakhir tanpa kekalahan.
Moriyasu menjelaskan bahwa persiapan timnya cukup matang dan jelas terkait apa yang harus dilakukan oleh timnya pada laga melawan Tunisia. Alhasil, para pemain mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya melawan tim asal Afrika itu.
"Selama masa persiapan, staf pelatih menjelaskan dengan sangat jelas apa yang harus kami lakukan, sehingga para pemain mampu menampilkan kemampuan terbaik mereka di lapangan," tutur pelatih berusia 58 tahun itu menambahkan.
Baca juga: Ini Dia 5 Perbedaan Road Bike dan MTB yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Beli Sepeda!
Tak cuma itu, dukungan dari para penggemar juga menjadi motivasi bagi Takefusa Kubo dan kolega untuk mengalahkan Tunisia asuhan Herve Renard pada laga kedua grup F.
"Banyak pendukung Jepang datang ke Monterrey, menyanyikan lagu kebangsaan bersama kami, dan memberikan dukungan luar biasa sepanjang pertandingan. Dukungan mereka menjadi dorongan yang sangat besar bagi kami," tutur Hajime Moriyasu menutup wawancaranya.
Pada laga berikutnya, Jepang akan menentukan nasibnya di Piala Dunia pada laga terakhir kontra Swedia di pertandingan terakhir grup F pada Jumat (26/6/2026) pukul 06.00 WIB.
Jepang sendiri termotivasi untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Apalagi, sejauh ini pencapaian terbaik Jepang hanyalah mencapai babak 16 besar saja di 4 edisi berbeda yakni edisi 2002, 2010, 2018 dan 2022 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA