INDOZONE.ID - Iran meninggalkan pesan menyentuh di ruang ganti Los Angeles Stadium. Hal itu dilakukan setelah mereka sukses menahan imbang Belgia 0-0, pada pertandingan kedua grup G Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026) dini hari WIB.
Dalam pesan tersebut tim Melli juga singgung soal perdamaian.
Pesan tersebut ditinggalkan oleh Iran, setelah mereka memainkan dua pertandingan fase grup Piala Dunia 2026. Mereka juga menambahkan, Mehdi Taremi dan kolega akan meninggalkan Los Angeles dengan bermartabat.
Kabar tersebut muncul 3 hari setelah federasi sepak bola Iran mengatakan, pihaknya akan mengajukan pengaduan kepada FIFA di tengah perselisihan mengenai pengaturan perjalanan tim untuk pertandingan kontra Belgia.
Dalam pesan tersebut, Iran menyampaikan, mereka datang ke Los Angeles dengan rasa bangga dan berkompetisi dengan terhormat. Selain itu, mereka juga mengucapkan terimakasih atas keramahan di kota Los Angeles.
Baca juga: Julian Nagelsmann Puji Manuel Neuer yang Mampu Berikan Ketenangan Kepada Timnas Jerman
"Dari Persia kuno ribuan tahun yang lalu hingga Iran yang beradab saat ini, semangat Iran tetap hidup dan teguh. Kami datang ke Los Angeles dengan bangga, berkompetisi dengan terhormat, dan pergi dengan bermartabat," bunyi pesan yang ditinggalkan oleh Timnas Iran yang dirilis oleh federasi sepak bola Iran (FFIRI) yang dikutip dari ESPN pada Selasa (23/6/2026).
"Terima kasih, Los Angeles, atas keramahan Anda. Dan terima kasih kepada setiap warga Iran yang telah memberikan hati, suara, dan jiwa mereka untuk Iran selama 180 menit ini. Semoga perdamaian, rasa hormat, dan persahabatan terjalin di antara semua bangsa," sambungnya.
Iran harus melakukan perjalanan dari markas latihan di Tijuana, Meksiko yang dibatasi sebelum dan selama turnamen berlangsung.
Mereka tiba di Los Angeles pada Sabtu (20/6/2026) waktu setempat, lalu bertanding melawan Belgia pada Minggu siang, serta kembali ke Tijuana pada malamnya.
Baca juga: Marcus Rashford Ingin Inggris Pertahankan Intensitas Permainan
Setelah pertandingan, pelatih Iran Amir Ghalenoi juga menyebutkan, faktor lain yang menurutnya langkah Iran cukup sulit, termasuk komplikasi visa memasuki Amerika Serikat dan Meksiko, dan juga waktu persiapan mereka yang cukup mepet.
Sebelumnya, Iran menyebutkan, mereka merupakan tim yang tertindas di Piala Dunia 2026. Los Angeles juga memiliki populasi warga Iran terbesar di seluruh Amerika Serikat.
Setelah mereka bermain imbang kontra Belgia, Iran akan menghadapi Mesir di pertandingan terakhir fase grup pada Sabtu (27/6/2026) pukul 10.00 WIB.
Pada laga kontra Mesir, Iran wajib meraih kemenangan demi mengamankan tiket lolos ke babak 32 besar. Kini, mereka berada di posisi kedua grup G dengan koleksi 2 poin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN, ESPN