Mengenal Branko Ivankovic sang Juru Taktik China yang Pernah Hajar Timnas Indonesia Asuhan Shin Tae Yong
INDOZONE.ID - Pelatih Timnas China, Branko Ivankovic, lagi berada di dalam tekanan jelang melawan Timnas Indonesia atas hasil buruknya dalam tujuh pertandingan.
Tercatat Branko Ivankovic hanya meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kekalahan selama melatih Timnas China dari Februari 2024
Pernah Mengalahkan Timnas Indonesia Asuhan Shin Tae Yong
Baca Juga: China Selalu Menang saat Omar Al-Ali Jadi Wasit, Timnas Indonesia Harus Waspada
Meskipun lagi berada dalam peforma yang buruk selama melatih Timnas China, namun Branko Ivankovic ternyata pernah meraih kemenangan atas Timnas Indonesia asuhan Shin Tae Yong.
Ivankovic yang saat itu masih melatih Oman berhasil mengalahkan Indonesia dengan skor 1-3 pada pertandingan yang berlangsung di The Sevens Stadium Uni Emirat Arab.
Gol Oman dicetak oleh Muhsen Al Ghassani di menit ke-40, dan Khalid Al Hajri di menit ke-77 dan ke-88. Sementara gol Indonesia satu-satunya dicetak oleh Evan Dimas pada menit ke-51.
Meskipun kondisi saat itu Timnas Indonesia era Shin Tae Yong yang dikalahkan Ivankovic adalah timnas yang masih diperkuat seratus pemain lokal.
Kondisi saat ini sangat berbeda karena STY sudah punya amunisi pemain diaspora yang bermain di liga top Eropa seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, dan Mees Hilgers.
Perjalanan Karir Branko Ivankovic
Branko Ivankovic merupakan pelatih asal Kroasia berusia 70 tahunyang lahir di Kota Cakovec, Kroasia pada 28 Februari, 1954. Karir Ivankovic sebagai pemain dihabiskan di klub lokal Kroasia NK Varteks dan pensiun di tahun 1985.
Branko Ivankovic memulai karir pelatih bersama klub yang pernah diperkuatnya di Kroasia NK Varteks pada tahun 1991-1995. Sehabis itu Ivankovic menjadi pelatih di klub amatir Bedworth United dan klub lokal Kroasia NHK Rijeka.
Karir kepelatihan Ivankovic mulai bersinar ketika menjadi asisten pelatih Miroslav Blasevic di Timnas Kroasia selama dua periode yaitu pada 1998/1999 dan 2000/2001.
Branko Ivankovic turut membantu Blasevic membawa Kroasia di masa jayanya di Piala Dunia 1998 sebagai debutan yang langsung menembus semifinal.
Setelah keberhasilan di Kroasia, Ivankovic sempat dipercaya untuk melatih klub Bundesliga Hannover 96 namun hanya bertahan selama 10 bulan. Ivankovic kembali ditarik menjadi asisten pelatih Kroasia selepas negara tersebut secara mengejutkan gagal lolos ke Euro 2000.
Setelah setahun di Kroasia, Branko Ivankovic kembali masuk ke gerbong Blasevic untuk menjadi asisten pelatih di Timnas Iran.
Hanya butuh waktu 6 bulan bagi Ivankovic untuk dipercaya Timnas Iran menjadi pelatih kepala di Timnas Senior dan Olimpiade Iran selama dua periode dari tahun 2002-2003 dan 2003-2006.
Prestasi terbaik Ivankovic di Timnas Iran adalah menjadi peraih medali emas Asian Games 2002 dan menorbitkan pemain muda Iran saat itu Javad Nekounam.
Setelah selesai melatih Iran di Piala Dunia 2006, Ivankovic memilih kembali ke negara asalnya, Kroasia untuk melatih Dinamo Zagreb dari Juli 2007 - November 2008 dan berhasil meraih satu gelar Liga Kroasia dan Piala Kroasia di musim 2007/2008.
Baca Juga: Pesan Pelatih Shin Tae-yong untuk Wasit di Pertandingan Indonesia Vs China
Selepas itu Ivankovic sepenuhnya berpetualang di negara asia. Mulai dari melatih Shandong Luneng Thaisan di China dan meraih juara Liga musim 2009/2010, Al Ettifaq di Arab Saudi, dan Al Wahda di Uni Emirat Arab.
Pada tahun 2015, Ivankovic kembali melatih di Iran dengan melatih salah satu klub besar disana di Persepolis. Selama 4 tahun melatih di Persepolis, Ivankovic berhasil meraih tiga gelar Liga Iran, tiga gelar Supercup Ira, dan satu gelar Piala Iran.
Setelah kesuksesan di Iran, Ivankovic sempat melatih sebentar di Al Ahli Saudi Arabia sebelum akhirnya dipercaya melatih Timnas Oman di 2020-2024, dan saat ini melatih di Timnas China.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan