INDOZONE.ID - Tenis meja merupakan olahraga yang lebih dikenal dengan istilah Pingpong. Tidak hanya terkenal secara global, tenis meja juga merupakan olahraga yang tidak kalah menarik di Indonesia.
Walaupun, jenis olahraga ini tidak memiliki batasan umur, namun tenis meja merupakan salah satu olahraga yang membutuhkan teknik dasar yang harus dikuasai.
Baca Juga: Zeng Zhiying, Atlet Tenis Meja Berusia Hampir Kepala Enam yang Debut di Olimpiade Paris 2024
Dengan penampilan permainan yang sederhana, namun untuk para pemula yang tertarik untuk berolahraga tenis meja, dibutuhkan teknik dasar yang harus dipelajari.
Berikut Indozone merangkum 5 teknik dasar dalam bermain tenis meja teruntuk para pemula yang tertarik untuk mencoba tenis meja.
Teknik Memegang Bet (Grip)
Peran raket dalam permainan tenis meja sangatlah krusial. Namun, terdapat beberapa cara untuk memegang raket tersebut.
Shakehand grip
Teknik ini berasal dari bahasa Inggris yang diartikan dengan berjabat tangan. Oleh sebabnya, teknik ini menganjur kepada pegangan raket layaknya sedang berjabat tangan.
Penholder grip
Teknik ini dikenal dengan Asia grip. Penholder diartikan sebagai teknik layaknya memegang sebuah pena.
Seemiller grip
Teknik ini dikenal dengan American grip dimana teknik ini mirip seperti shakehand grip namun posisi penempatan jari telunjuk yang berbeda.
Posisi tubuh (Stances)
Posisi tubuh yang benar dalam bermain tenis meja adalah dalam posisi siap siaga. Terdapat istilah side stances, kondisi dimana posisi tubuh menyamping baik ke kiri maupun ke kanan, serta teknik square stances, dimana posisi tubuh berhadapan dengan lawan jenis.
Walaupun siap siaga, beberapa bagian otot juga membutuhkan rileks agar sikap bermain juga menjadi santai dan tidak tegang.
Jika badan terasa tegang, maka pernafasan yang harus diperbaiki yakni menggunakan perut. Tarik nafas yang dalam, kembangkan paru-paru lalu hembuskan seluruh nafas itu.
Maka, dengan pengaturan nafas yang baik, maka tidak hanya mendapatkan ketenangan saat bermain namun juga keseimbangan dan inti tubuh yang meningkat.
Teknik servis
Teknik servis merupakan tahapan yang krusial akibat berawal dari teknik servis yang mampu memberikan kendali penuh terhadap tubuh pemain.
Berawal dari teknik servis pun juga menentukan apakah bola tersebut akan mencetak poin atau meleset.
Terdapat dua teknik servis yakni servis forehand dan servis backhand. Forehand dilakukan dengan menggunakan sisi depan raket sedangkan servis backhand dilakukan dengan bagian belakang raket.
Teknik Gerakan Kaki (Footwork)
Teknik dasar gerakan kaki dibagi menjadi empat. Mulai dari side to side footwork, one step footwork, in and out footwork dan crossover footwork.
Baca Juga: Latihan Atlet Tenis Meja Paralimpik DKI Jakarta, Berikut Foto-fotonya
Setiap bentuk gerakan kaki memiliki tujuannya masing-masing namun fungsi utama dari gerakan kaki adalah untuk meningkatkan efisiensi gerakan kaki serta untuk meningkatkan keseimbangan tubuh saat bermain.
Teknik pukulan
Dalam tenis meja, terdapat beberapa teknik pukulan antara lain drive, push, smash, chop dan loop.
Drive merupakan teknik pukul yang mengeluarkan gesekan paling sediit. Push adalah teknik yang umum dideskripsikan sebagai pukulan jarak dekat dan menengah saat posisi raket sudah terbuka.
Block adalah teknik untuk memberhentikan bola dengan cepat. Smash merupakan teknik yang dipukul dengan keras dan dengan kecepatan yang cukup cepat.
Chop adalah teknik gerakan pukulan bola seperti layaknya menebang pohon dan Loop adalah teknik seperti top spin dengan kecepatan yang keras.
Oleh sebabnya, perhatikan lima teknik dasar ini jika kamu tertarik untuk bermain tenis meja agar kamu memiliki keseimbangan, kecepatan serta pemukulan yang tepat saat bermain. Selamat mencoba!
Penulis: Gadis Kinamulan Esthiningtyas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan, Blattbilliard.com