Formasi 4-4-2 (beyourbest.com)
INDOZONE.ID - Bagi kalian pecinta sepak bola, tentunya sudah tidak asing lagi dengan formasi 4-4-2. Yaps, formasi ini merupakan salah satu formasi tradisional dalam perkembangan sepak bola modern.
Formasi 4-4-2 itu terdiri dari 4 bek sejajar, 4 gelandang (mencakup dua gelandang sayap disetiap sisi) dan juga dua penyerang tengah.
Nah, fungsi dari dua penyerang tengah dalam formasi ini adalah, memberikan tekanan dan ancaman untuk mencetak gol
Meski begitu, seiring berjalannya waktu formasi 4-4-2 kini telah memiliki banyak variasi mulai dari formasi 4-2-2-2, 4-3-1-2, 4-1-2-1-2, 4-1-3-2 ataupun 4-4-1-1.
Mungkin, banyak di antara kalian yang belum tahu terkait awal mula formasi 4-4-2 ditemukan dalam dunia sepak bola. Pada artikel ini, Indozone akan memberikan ulasan terkait asal-usul formasi 4-4-2 yang wajib kamu ketahui.
Baca juga: Prediksi Mengkhawatirkan Max Verstappen Jelang Era Regulasi Baru F1 2026
Viktor Maslov, pencipta formasi 4-4-2 (thesefootballtimes)
Melansir dari situs Coaches Voices, pada pertengahan abad ke-20 telah muncul formasi 4-2-4. Dalam formasi ini menampilkan dua pemain sayap tinggi dan melebar.
Hal itu untuk menyerang dari samping, bahkan terkadang kedua pemain sayap ini berada di depan dua penyerang tengah.
Tim pertama yang menerapkan formasi 4-2-4 adalah Timnas Brasil pada Piala Dunia 1958 lalu. Dengan formasi ini, tim samba yang masih diperkuat oleh Pele dan Garrincha, berhasil menjuarai Piala Dunia 1958 yang saat itu digelar di Swedia.
Lalu, 12 tahun kemudian tepatnya pada Piala Dunia 1970, Timnas Brasil yang dilatih oleh Mario Zagallo, justru sukses memainkan formasi 4-2-4 secara memukau.
Hal tersebut sekaligus membawa Brasil menjuarai gelar Piala Dunia keduanya di tahun tersebut.
Sementara itu, pelatih asal Rusia Viktor Maslov mengembangkan variasi lain. Dua pemain sayap ditarik lebih ke belakang, sejajar dengan gelandang tengah.
Sehingga, lahirlah formasi 4-4-2, yang memiliki fungsi untuk membanjiri lini tengah lawan secara tradisional, dengan jumlah yang lebih sedikit
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Coaches Voice