INDOZONE.ID - Renang merupakan salah satu olahraga yang cukup populer di dunia, khususnya Indonesia.
Meskipun, perkembangan olahraga ini tidak terlalu terekspos media, tapi renang merupakan salah satu cabang olahraga yang bisa dilakukan oleh semua kalangan, baik itu pria maupun wanita.
Dalam pendidikan formal, mungkin kita sudah diperkenalkan dengan olahraga renang sejak kita masih duduk di bangku sekolah dasar. Meskipun saat itu, kita hanya mempelajari teknik-teknik dasarnya.
Sebagai salah satu olahraga utama di Indonesia yang dipertandingkan di berbagai event nasional maupun Internasional, renang juga memiliki organisasi yang mengurus perkembangan terkait cabang olahraga tersebut.
PRSI merupakan organisasi yang meliputi semua cabang olahraga air, seperti renang, polo air, loncat indah, renang indah, hingga renang perairan terbuka.
Tapi, PRSI saat ini telah berubah nama menjadi Akuatik Indonesia, sejak dipimpin oleh Anindya Bakrie sejak 2025 lalu.
Mungkin masih banyak orang yang belum tahu sejarah berdirinya PRSI atau Akuatik Indonesia. Nah pada artikel ini, Indozone akan memberikan ulasan singkat tentang sejarahnya, sebagaimana yang dikutip dari laman resmi akuatik Indonesia. Yuk simak!
Baca juga: Daftar Pemain Termuda yang Pernah Debut di Timnas Indonesia, Generasi Emas Era Shin Tae-yong
Logo Akuatik Indonesia (akuatikindonesia.id)
Melansir dari laman resmi Akuatik Indonesia pada Senin (20/4/2026), Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) merupakan organisasi yang mengatur olahraga renang di Indonesia.
Tidak cuma renang saja, tapi juga meliputi polo air, lompat indah, renang indah hingga renang perairan terbuka.
PRSI resmi didirikan pada 21 Maret 1951 lalu. Adapun, ketua umum pertama dalam organisasi ini adalah Prof. dr. Poerwo Soedarmo.
Sejak saat itu, PRSI juga membuka organisasi tersebut di 34 provinsi di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Akuatikindonesia.id