Ilustrasi tim bola voli putri Korea Selatan, Suwon Hyundai Hillstate. (Dok. Gemini Ai)
INDOZONE.ID - Halo, Volimania! Pernahkah kalian bertanya-tanya mengapa persaingan di V-League Korea Selatan begitu sengit bagi Megawati Hangestri dan Red Sparks? Salah satu alasan utamanya adalah keberadaan Suwon Hyundai E&C Hillstate.
Bagi kalian yang ingin mengenal lebih dalam "sang raksasa" yang kerap menjadi batu sandungan tim-tim lain, berikut adalah bedah profil lengkap Hyundai Hillstate.
Hyundai Hillstate bukan sekadar klub; mereka adalah institusi voli putri di Korea Selatan. Berbasis di kota Suwon, tim ini dikenal memiliki standar kesempurnaan yang sangat tinggi dan mentalitas juara yang mendarah daging.
Baca juga: Evolusi Bola Voli: Morgan, Mintonette, dan Indonesia!
Didirikan pada tahun 1977, Hillstate adalah salah satu klub tertua yang masih eksis. Mereka tidak hanya numpang lewat, tapi mendominasi sejarah liga.
Gelar Juara V-League: Hillstate telah mengoleksi banyak gelar, namun yang paling berkesan adalah keberhasilan mereka meraih gelar Combined Championship (Juara Musim Reguler & Grand Final) pada musim 2023/2024.
Reputasi: Mereka dijuluki sebagai tim yang "dingin dan efisien". Hillstate jarang sekali mengalami penurunan performa (slump) yang drastis dari musim ke musim.
Baca juga: Mengulik Sejarah PBVSI: Pengertian, Tujuan dan Peran Terhadap Bola Voli Indonesia
Filosofi permainan Hillstate bertumpu pada pertahanan blok yang rapat dan variasi serangan yang cepat. Berikut adalah pilar-pilar utama mereka:
Pelatih Kepala: Kang Sung-hyung
Dikenal sebagai pelatih yang tenang namun taktis. Di bawah arahan Kang, Hillstate bertransformasi menjadi tim yang sangat disiplin dalam transisi bertahan ke menyerang.
Pemain Lokal Andalan
Pemain Asing (Import)
Apa yang membuat Hillstate sulit dikalahkan?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan