Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 13:10 WIB

Dikritik Legenda Klub, Ruben Amorim Akui Performa Manchester United Belum Maksimal

Author

Ruben Amorim saat melatih di Manchester United. (REUTERS/Toby Melville)

INDOZONE.ID - Ruben Amorim akhirnya buka suara terkait kritik yang diarahkan kepadanya oleh legenda Manchester United.

Amorim menilai, kritik tersebut muncul tanpa mempertimbangkan situasi dan informasi yang sepenuhnya utuh.

Manchester United saat ini masih berjuang menemukan konsistensi di Premier League.

Setan Merah berada di posisi kedelapan klasemen sementara, dan hanya mampu meraih dua kemenangan dari enam pertandingan terakhir.

Baca juga: Amorim Balas Kritik Ronaldo: Manchester United Tak Butuh Keajaiban, Hanya Perubahan

Kritik Paul Scholes terhadap Ruben Amorim

Kritik datang dari legenda Manchester United, Paul Scholes yang meraih Treble Winner di bawah asuhan Sir Alex Ferguson pada musim 1998/1999.

Pekan lalu, Scholes secara terbuka menyebut Amorim bukan sosok yang tepat untuk melatih Manchester United. Sebab, ia dianggap tidak memahami identitas dan karakter klub.

“Ini bukan soal menang atau kalah, tetapi soal tidak menang,” ujar Amorim saat dimintai tanggapan atas komentar tersebut.

Baca juga: Tinggalkan Warisan Taktik Sir Alex Ferguson, Ruben Amorim Ubah Total Gaya Bermain Manchester United

“Masalahnya adalah sebagai manajer saya belum cukup baik, dan itu adalah fakta. Itu satu-satunya masalah,” tambahnya.

Amorim menjelaskan, dalam sepak bola, hasil akhir sering kali menutupi banyak hal.

Ia mencontohkan, selama tim menang, pendekatan taktik atau metode yang digunakan tidak akan banyak dipersoalkan. Namun ketika hasil tidak sesuai harapan, semua keputusan manajer akan dipermasalahkan.

Amorim Akui Manchester United Belum Capai Target

Amorim tidak menampik, performa Manchester United sejauh ini masih berada di bawah standar. Ia mengakui, tim seharusnya mampu mengumpulkan lebih banyak poin.

“Sebagai manajer Manchester United, kami belum mencapai standar yang diharapkan. Kami seharusnya memiliki lebih banyak poin, dan saya menerima kritik itu secara alami,” katanya.

Baca juga: Paul Scholes Khawatir dengan Masa Depan Pemain MU Ini, Siapa Yaa?

Manajer asal Portugal itu juga memahami, pendapat para legenda klub yang menilai situasi saat ini berdasarkan standar tinggi yang mereka alami di masa lalu.

Para legenda klub tersebut terbiasa melihat Manchester United hampir selalu menang dan mendominasi di semua kompetisi.

Amorim menegaskan, kondisi klub saat ini berbeda, sehingga wajar apabila terjadi perbedaan pandangan antara generasi pemain dahulu dan situasi tim yang sekarang, tengah dibangun kembali.

Situasi Kobbie Mainoo Jadi Sorotan

Selain mengkritik Amorim, Paul Scholes juga menyoroti perlakuan sang manajer terhadap Kobbie Mainoo.

Gelandang berusia 20 tahun tersebut merupakan pemain utama Timnas Inggris di EURO 2024, dan mencetak gol saat Manchester United menjuarai Piala FA usai mengalahkan Manchester City.

Namun, pada musim ini, menit bermain Mainoo cenderung sangat minim.

Baca juga: Minim Menit Bermain, Ruben Amorim Tegaskan Mainoo dan Zirkzee Harus Utamakan Kepentingan Manchester United

Mainoo tercatat sudah 10 kali masuk sebagai pemain pengganti. Sementara satu-satunya kesempatan menjadi starter, terjadi pada Agustus.

Saat itu, United tersingkir dari Piala Liga lewat adu penalti melawan Grimsby Town, klub divisi keempat Liga Inggris.

Amorim Terbuka soal Opsi Peminjaman Mainoo

Ruben Amorim dan Kobbie Mainoo saat di Manchester United. (REUTERS/Chris Radburn)

Menanggapi kondisi tersebut, Amorim menyatakan dirinya terbuka jika Mainoo ingin mencari menit bermain lewat opsi peminjaman pada bursa transfer Januari.

“Saya tidak akan mengungkapkan apa yang akan saya sampaikan kepadanya, tetapi saya akan sangat senang jika Kobbie datang dan berbicara dengan saya mengenai hal itu,” ujar Amorim.

Baca juga: Ruben Amorim Kesal Terus Ditanya soal Minimnya Menit Bermain Kobbie Mainoo di Manchester United

“Saya hanya ingin para pemain saya bahagia. Saya memahami setiap pemain memiliki tujuan masing-masing karena frustrasi tidak membantu siapa pun,” lanjutnya.

Meski demikian, Amorim menegaskan, fokus utamanya saat ini adalah pertandingan Premier League melawan Bournemouth di Old Trafford pada Selasa (16/12/2025) pukul 03.00 WIB.

“Saya sudah berbicara dengannya sebelumnya, termasuk dengan pemain lain. Untuk topik itu secara khusus, belum. Namun, saya sepenuhnya terbuka untuk berdiskusi,” pungkas Amorim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Manchester Evening News

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU