Pemain Manchester City, Savinho kembali jadi bidikan Tottenham Hotspur (Instagram @savinho)
INDOZONE.ID - Klub Premier League, Tottenham Hotspur, kabarnya masih ingin datangkan Savinho pada jendela transfer musim panas mendatang.
Hal ini setelah sebelumnya mereka gagal amankan jasa pemain muda Timnas Brasil itu, pada musim panas 2025 lalu.
Diketahui, Savinho sebelumnya hampir bergabung dengan Manchester City pada jendela transfer musim panas 2025 lalu.
Akan tetapi, Manchester City menolak tawaran Tottenham Hotspur kepada pemain mudanya itu.
Meski begitu, melansir dari laporan Fabrizio Romano melalui akun Instagramnya, pada Selasa (26/5/2026), kepindahan Savinho kemungkinan akan terjadi pada musim panas tahun ini.
Apalagi, pemain berusia 22 tahun itu juga kurang mendapatkan menit bermain. Pada ajang Premier League 2025/26, ia bermain sebanyak 821 menit saja, dan hanya mampu mencetak 1 gol dan 2 assist.
Baca juga: Sejarah Thomas Cup: Turnamen Tertua Bulu Tangkis untuk Regu Putra yang Masih Bergengsi
Pemain Man City, Savinho (kiri). (Paul Currie / AFP)
Dari catatan tersebut, membuat Savinho mulai mempertimbangkan untuk hengkang dari Manchester City, demi mendapatkan menit bermain lebih.
Menurut laporan Romano, Savinho juga sangat terbuka untuk hengkang dari Manchester City pada musim panas ini.
Tottenham Hotspur menjadi salah satu klub yang berupaya untuk mendatangkan mantan pemain Girona itu. Apalagi, sang pelatih Roberto De Zerbi juga mengagumi mantan pemain Atletico Mineiro tersebut.
Selain Tottenham Hotspur, Newcastle United juga telah memantau situasi Savinho di Manchester City. Mereka juga dirumorkan tertarik untuk mendatangkan pemain tersebut.
Baca juga: Kisah Beckham Menjadi Pemilik Inter Miami: Dari Pemain hingga Punya Klub Sepak Bola!
Meski begitu, langkah Tottenham Hotspur untuk mendatangkan Savinho tidaklah mudah. Apalagi, sang pemain masih terikat kontrak dengan Manchester City hingga 2031 mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X @FabrizioRomano