INDOZONE.ID - Didier Deschamps mengungkapkan kepuasannya setelah Timnas Prancis tampil solid saat menghadapi Azerbaijan di laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa.
Meski turun tanpa pemain bintang, skuad Les Bleus tetap mampu menunjukkan kualitas permainan yang rapi, terstruktur, dan efektif.
Deschamps menilai kemenangan ini menjadi bukti bahwa kedalaman skuad Prancis masih terjaga dengan baik.
Baca juga: PSG Tuntut Penanganan Medis Timnas Prancis Setelah Dembele dan Doue Cedera
Produktivitas Gol Timnas Prancis
Menurut Deschamps, produktivitas gol Timnas Prancis sejauh ini sudah berada pada jalur yang diharapkan.
Les Bleus mampu mencetak lebih dari dua gol per laga sepanjang kualifikasi, sebuah catatan yang memperlihatkan keganasan mereka di lini depan.
Kemenangan 3–1 atas Azerbaijan menjadi salah satu pembuktian bahwa pemain pelapis mampu mempertahankan ritme tim, terutama setelah mereka memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 usai menang telak 4–0 atas Ukraina.
Baca juga: Italia Terancam Absen Lagi dari Piala Dunia untuk Ketiga Kalinya Secara Beruntun
Prancis memang menurunkan banyak pemain cadangan dalam laga tersebut. Mereka sempat dikejutkan oleh gol cepat Renat Dadashov di menit keempat.
Namun, Prancis mampu bangkit lewat gol Jean-Philippe Mateta, Maghnes Akliouche, dan gol bunuh diri Shakhruddin Magomedaliyev.
Hasil itu membuat Prancis semakin kokoh di puncak Grup D dengan 16 poin dari enam pertandingan.
Mateta dan Ekitike Curi Perhatian
Deschamps memberi pujian kepada Jean-Philippe Mateta yang tampil impresif. Menurutnya, Mateta memperlihatkan perkembangan yang sangat positif.
Meski baru menjalani laga keduanya bersama Timnas Prancis, ia langsung memberikan kontribusi dengan mencetak gol melalui sundulan yang menjadi kemenangan Prancis.
“Mateta baru menjalani laga keduanya dan sudah mampu mencetak gol sundulan yang indah. Itu kabar baik bagi tim maupun untuk dirinya.”
Baca juga: Tingkah Hugo Ekitike di Laga Lawan Southampton Bikin Arne Slot Geram
Tak hanya Mateta, Deschamps juga memuji perkembangan Hugo Ekitike. Penyerang Liverpool itu dinilai semakin matang dan penuh percaya diri.
Ia memiliki mobilitas, energi, serta kemampuan membaca ruang yang membuatnya menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.
“Ekitike juga semakin percaya diri. Ia pemain muda dengan tenaga besar, mobilitas tinggi, dan mampu menunjukkan ketajamannya lewat pergerakan serta kecepatannya menembus lini belakang lawan.”
Banyak Pilihan Pemain di Piala Dunia 2026
Dengan performa kedua pemain tersebut, Deschamps merasa memiliki tambahan senjata baru di lini depan.
Mateta dan Ekitike dipandang mampu memberikan variasi permainan, khususnya saat Prancis membutuhkan alternatif skema serangan.
Baca juga: Kylian Mbappe Sempat Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Prancis
Keduanya diyakini bisa menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026.
Piala Dunia edisi 2026 nanti akan menjadi keikutsertaan ke-17 bagi Prancis, yang terakhir kali mengangkat trofi pada 2018.
Dengan kedalaman skuad yang kian matang, Les Bleus memiliki modal untuk kembali bersaing menjadi juara piala dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: L’Equipe