Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 00:57 WIB

Rooney: Liverpool Bisa Terpuruk Seperti Manchester United Jika Terus-terusan Kalah

Author

Arne Slot saat di Liverpool. (REUTERS/Phil Noble)

INDOZONE.ID - Wayne Rooney mengingatkan bahwa penurunan performa Liverpool berpotensi menyeret mereka ke situasi serupa yang kini dialami Manchester United.

Peringatan itu muncul setelah tim asuhan Arne Slot tumbang 0–3 dari Nottingham Forest di Anfield pada Sabtu (22/11/2025).

Kekalahan tersebut memperpanjang tren negatif Liverpool setelah jeda internasional.

Baca juga: Arne Slot Akui Dirinya Bertanggung Jawab Penuh Setelah Liverpool Dipermalukan Nottingham Forest di Anfield

Kekalahan Beruntun Liverpool

Sebagai juara bertahan Premier League, Slot masih belum menemukan permainan terbaik Liverpool di musim ini.

Kekalahan dari Forest menambah catatan buruk menjadi delapan kekalahan dalam 11 pertemuan terakhir melawan tim asuhan Sean Dyche.

Catatan ini terasa makin menarik mengingat Forest belum pernah meraih dua kemenangan beruntun di Anfield sejak 1963 dan juga sedang menjalani musim sulit karena pergantian manajer.

Baca juga: Kapten Nottingham Forest Buka Suara Soal Pemecatan Ange Postecoglou: Pemain Juga Harus Bertanggung Jawab!

Ketertinggalan di babak pertama membuat Liverpool semakin kesulitan bangkit, meski bermain di depan pendukung sendiri.

Dalam masa perombakan skuad di bawah Slot, performa Liverpool justru mengalami penurunan.

Rooney Bandingkan Situasi Liverpool dengan Manchester United

Manchester United. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)

Rooney menilai situasi Liverpool mulai menunjukkan pola yang mirip dengan penurunan performa Manchester United dalam beberapa musim terakhir.

“Liverpool adalah tim yang sangat baik, tetapi mereka tengah menghadapi periode yang sulit,” ujar Rooney dalam program Match of the Day.

Menurutnya, sejak awal musim Liverpool sudah terlihat tidak konsisten. Beberapa kemenangan tidak dibarengi kualitas permainan yang baik.

Baca juga: Wayne Rooney: Para Pemain Tidak Layak Gunakan Jersey Manchester United

Rooney menyebut bahwa para pemain senior seharusnya mampu menjaga mentalitas para pemain Liverpool lainnya agar tidak jatuh semakin dalam.

“Sepanjang musim, para pemimpin di ruang ganti harus membantu menjaga semangat tim," kata Rooney.

"Jika tidak, kita sudah melihat apa yang terjadi pada Manchester United dalam beberapa tahun terakhir, dan pada Tottenham musim lalu. Mereka bisa terperosok lebih dalam,” tambahnya.

Lini Belakang Liverpool Terlalu Mudah Ditembus

Rooney menegaskan bahwa organisasi pertahanan Liverpool menjadi titik lemah yang paling terlihat. Ia menyebut bahwa cara tercepat untuk keluar dari situasi sulit adalah kembali bermain kompak.

Saat ini, lini belakang Liverpool dianggap terlalu mudah ditembus, sehingga mereka kerap berada dalam tekanan.

Baca juga: Lini Pertahanan Mulai Keropos, Liverpool Dikabarkan Siap Datangkan Alessandro Bastoni

Situasi tersebut mengingatkan pada masa-masa sulit Manchester United di musim 2024–2025, ketika Ruben Amorim gagal menghentikan tren negatif warisan Erik ten Hag.

United terpuruk di peringkat ke-15 dan kehilangan tiket ke kompetisi Eropa setelah kalah dari Tottenham di final Liga Europa.

Meski musim ini mereka menunjukkan tanda kebangkitan, kekalahan memalukan dari Grimsby Town di Piala Carabao masih menyisakan catatan buruk.

Van Dijk: Liverpool Harus Bangkit

Virgil Van Dijk saat bermain di Liverpool. (REUTERS/Phil Noble)

Di sisi Liverpool, kapten Virgil van Dijk menegaskan bahwa seluruh pemain memahami besarnya tanggung jawab untuk memperbaiki situasi tim.

“Kami harus melihat diri sendiri dulu, lalu saling membantu keluar dari kekacauan ini, karena saat ini memang kacau. Itu kenyataannya,” ujar Van Dijk.

Ia menambahkan bahwa sebagai juara bertahan, Liverpool seharusnya tidak berada dalam kondisi seperti sekarang.

Baca juga: Usai Kalah dari Manchester United, Van Dijk Kumpulkan Semua Pemain Liverpool untuk Rapat

Namun situasi yang terjadi saat ini adalah kenyataan yang harus dihadapi bersama, dan para pemain harus menunjukkan mentalitas untuk bangkit.

Rooney sebelumnya juga menyoroti bahasa tubuh Van Dijk dan Mohamed Salah saat kekalahan Liverpool dari Brentford. Menurutnya, gestur keduanya menunjukkan ketidakpercayaan diri.

Van Dijk merespons kritik itu dengan tenang dan menyatakan bahwa ia tidak peduli dengan komentar para pengamat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Match Of The Day

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU