INDOZONE.ID - Timnas Uzbekistan akan tampil di Piala Dunia 2026 setelah mereka memastikan lolos ke putaran final pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang mana mereka lolos berstatus sebagai runner-up grup A.
Penampilan Uzbekistan di Piala Dunia edisi kali ini merupakan penampilan pertama bagi negara pecahan Uni Soviet itu di turnamen sepak bola 4 tahunan itu sejak negara tersebut merdeka pada 31 Agustus 1991 lalu.
Langkah Uzbekistan untuk lolos ke Piala Dunia 2026 terbilang cukup mulus. Sebab, sejak di putaran kedua kualifikasi sendiri tim berjuluk serigala putih itu sudah tampil meyakinkan, yang mana mereka lolos ke putaran ketiga di posisi kedua dengan koleksi 14 poin.
Di putaran ketiga sendiri, Uzbekistan juga mengulangi performa yang cukup meyakinkan sehingga mereka memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 sebagai runner-up di grup A dengan koleksi 21 poin, berselisih dua poin dari Iran.
Tentu saja, penampilan impresif Uzbekistan di ajang kualifikasi Piala Dunia bukan tidak mungkin mereka akan jadi tim kuda hitam di Piala Dunia 2026 mendatang.
Sebelum menyaksikan kiprah Uzbekistan di Piala Dunia 2026, ada baiknya jika kita harus tahu profil dan kekuatan Timnas Uzbekistan di Piala Dunia 2026.
Nah, pada artikel ini, tim INDOZONE akan memberikan ulasan terkait profil dan kekuatan Timnas Uzbekistan sebagaimana yang dilansir dari laman resmi FIFA pada Sabtu (11/4/2026). Yuk simak!
Baca juga: Daftar Juara Piala AFF Futsal: Timnas Futsal Indonesia Berapa Kali?
Profil Timnas Uzbekistan
Timnas Uzbekistan resmi berdiri pada tahun 1992 lalu, tak lama setelah mereka merdeka pada 31 Agustus 1991 lalu. Sementara itu, untuk federasi sepak bolanya sendiri, Uzbekistan Football Association (UFA) sudah berdiri sejak tahun 1946 lalu.
Sejak berdiri pada tahun 1992 lalu, Timnas Uzbekistan melakoni pertandingan pertama mereka melawan Tajikistan pada 17 Juni 1992, yang mana pada pertandingan saat itu White Wolves ditahan imbang 2-2 oleh Tajikistan.
Uzbekistan sendiri merupakan tim terkuat di Asia Tengah dibandingkan negara lainnya di kawasan tersebut, seperti Turkmenistan, Kazakhstan, Kirgistan dan Tajikistan.
Pada tahun 1994, Timnas sepak bola Uzbekistan mengikuti turnamen kompetitif pertama mereka yakni Asian Games 1994, di kejuaraan tersebut, Uzbekistan tergabung ke dalam grup neraka yang diisi oleh tim-tim kuat seperti Arab Saudi, Thailand, Malaysia dan Hong Kong.
Baca juga: Jadwal Final Piala AFF 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Tuan Rumah Thailand
Di Asian Games 1994 lalu, Uzbekistan mampu tampil mengejutkan yang mana mereka sukses mengalahkan tim kuat macam Arab Saudi dengan skor 4-1 di fase grup hingga mengalahkan Korea Selatan 1-0 di babak semifinal, hingga akhirnya mereka meraih medali emas pertama di ajang Asian Games setelah dua tahun mereka merdeka usai mengalahkan China dengan skor 4-2.
Setelah mereka meraih medali emas di Asian Games 1994, Uzbekistan tampil di Piala Asia pertama mereka yakni Piala Asia 1996, di turnamen tersebut, Uzbekistan satu grup dengan Jepang, China dan Suriah. Akan tetapi, langkah mereka di Piala Asia 1996 terhenti di babak fase grup.
Uzbekistan sendiri pertama kali memulai perjuangannya untuk lolos ke Piala Dunia pada tahun 1998, yang mana mereka tergabung satu grup dengan Indonesia, Yaman dan Kamboja di babak pertama, mereka mampu memenangkan semua pertandingan kecuali melawan Indonesia.
Tak lama berselang, Uzbekistan menghadapi Korea Selatan, Jepang dan Uni Emirat Arab di putaran kedua. Akan tetapi mereka gagal lolos.
Baca juga: Roberto De Zerbi Tegaskan Dirinya Gak Lebih Baik dari Pelatih Tottenham Hotspur Sebelumnya
Uzbekistan sendiri setidaknya sudah 7 kali mencoba peruntungan mereka untuk lolos ke Piala Dunia. Namun, berakhir dengan kekecewaan. Kini, Uzbekistan akhirnya berhasil mengakhiri kekecewaan mereka dengan lolos ke Piala Dunia 2026 yang merupakan Piala Dunia pertama mereka sepanjang sejarah.
Perjalanan mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026 sendiri cukup mulus, mereka mampu menjadi runner up grup di dua putaran Kualifikasi Piala Dunia zona Asia, yang mana di putaran kedua mereka lolos sebagai runner up grup E dengan koleksi 14 poin, dibawah Iran yang juga memiliki perolehan poin yang sama.
Sementara itu, di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, mereka mematikan tiket lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 usai menjadi runner-up Grup A putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan koleksi 21 poin dan berselisih dua poin dari Iran di puncak klasemen denan koleksi 23 poin.
Baca juga: Hajar Vietnam 3-2, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final Piala AFF 2026
Menakar Kekuatan Uzbekistan di Piala Dunia 2026
Uzbekistan sendiri mampu tampil impresif di sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026, yang mana mereka berhasil memastikan lolos ke Piala Dunia 2026 di putaran ketiga kualifikasi setelah mereka menjadi runner-up grup A di bawah Iran.
Tak hanya di Kualifikasi Piala Dunia saja, Uzbekistan juga menunjukkan penampilan impresif mereka di 4 FIFA Matchday terakhir mereka, yang mana mereka meraih 3 kemenangan dan 1 kekalahan.
Terbaru mereka baru saja meraih dua kemenangan atas Mesir dengan skor 2-0 dan juga Iran melalui adu penalti dengan skor 4-3 setelah kedua tim bermain imbang 0-0 pada FIFA Matchday periode Maret lalu.
Timnas Uzbekistan sendiri memang mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir, dihuni oleh pemain yang merumput di Eropa seperti Abdukodir Khusanov dan juga Eldor Shumorodov. Serta, kompetisi domestik yang semakin berkembang membuat Uzbekistan di huni oleh banyak pemain muda dari kompetisi lokal.
Tentu saja dengan kedalaman skuad Uzbekistan saat ini, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi tim kuda hitam di Piala Dunia 2026.
Baca juga: Injeksi Dana Tanpa Batas: Membedah Peta Kekuatan Penguasa Baru Lapangan Hijau!
Memiliki Pelatih Kelas Dunia
Tak hanya kedalaman skuadnya saja yang bagus, Uzbekistan juga memiliki pelatih kelas dunia yakni Fabio Cannavaro. Yaps, pemenang Ballon d'OR 2006 itu akan menangani Abdukodir Khusanov cs di Piala Dunia 2026.
Cannavaro sendiri ditunjuk sebagai pelatih Uzbekistan pada 6 Oktober 2025 lalu menggantikan Timur Kapadze. Penunjukkan mantan kapten Italia itu sebagai pelatih Uzbekistan sempat menjadi pro dan kontra.
Sebab, rekam jejak kepelatihan Cannavaro tidak terlalu bagus. Mungkin, prestasi terbaiknya di dunia kepelatihan adalah saat membawa Guangzhou Evergrande menjuarai Chinese Super League 2019 dan juga Piala Super China 2018 lalu.
Meskipun memiliki rekam jejak kepelatihan yang kurang mentereng tetapi hal tersebut tidak menghalangi federasi sepak bola Uzbekistan untuk menunjuk Cannavaro sebagai pelatih mereka. Sebab, UFA sendiri percaya bahwa Cannavaro mampu membawa Timnas Uzbekistan melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
Baca juga: Jurnalis asal Belanda Heran Ajax Bisa Membeli Maarten Paes
Pemain Bintang: Abdukodir Khusanov
Abdukodir Khusanov merupakan salah satu pemain bintang dari Timnas Uzbekistan. Yaps, saat ini pemain berusia 22 tahun itu perlahan menjadi andalan di lini pertahanan Manchester City, sejak ia didatangkan ari Lens pada jendela transfer Januari 2025 lalu.
Musim ini, Khusanov mampu menunjukkan performa yang cukup impresif bersama Manchester City, yang mana penampilan solidnya di lini pertahanan The Citizens mampu membawa tim asuhan Pep Guardiola itu menjuarai Carabao Cup musim ini.
Penampilan apiknya di Manchester City musim ini, tentunya akan ia tularkan saat memperkuat Uzbekistan di Piala Dunia 2026 nanti.
Baca juga: Dituding Korupsi Usai Cabut Gelar Juara Piala Afrika dari Senegal, Ini Jawaban Presiden CAF
Jadwal Pertandingan Uzbekistan di Piala Dunia 2026
Uzbekistan sendiri di Piala Dunia 2026 tergabung dalam grup K bersama Portugal, Kolombia dan Republik Demokratik Kongo.
Tim Serigala Putih itu akan memulai perjuangan mereka di Piala Dunia 2026 menghadapi Kolombia pada 18 Juni 2026 mendatang.
Kemudian, mereka akan menghadapi Portugal pada 24 Juni 2026, sebelum akhirnya melakoni pertandingan terakhir fase grup melawan Republik Demokratik Kongo pada 28 Juni 2026 mendatang.
Itu tadi, sobat INDOZONE sekilas profil dan kekuatan Timnas Uzbekistan di Piala Dunia 2026 mendatang, yang mana mereka berpotensi untuk menjadi tim kuda hitam di turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA