INDOZONE.ID - Dalam mengupayakan hidup yang sehat, banyak masyarakat Indonesia mulai melakukan olahraga rutin. Mulai dari berlari, berenang, bermain bola, bermain tenis hingga pergi ke gym.
Namun, untuk meraih standar kesehatan yang diinginkan setiap individu, dibutuhkannya pola yang beragam. Pola ini menyesuaikan dengan target ataupun tujuan dari masing-masing orang.
Oleh sebab itu, ada baiknya kita mengenali tipe-tipe olahraga untuk mengoptimalkan area yang ingin kita fokuskan. Seperti latihan kardio dan angkat beban.
Baca Juga: Mengapa Latihan Kardio Penting dalam Persiapan Atlet MMA?
Latihan kardio dan angkat beban menawarkan hasil yang berbeda tetapi keduanya sangat menguntungkan untuk tubuh. Keduanya memiliki bentuk latihan yang berbeda dan apa yang terjadi dalam tubuh kita juga berbeda.
Apa sih perbedaan antara olahraga kardio dan angkat beban? Kini Indozone akan merangkum perbedaannya.
Mengenal Latihan Angkat Beban
Manfaat olahraga angkat beban untuk kesehatan yakni dapat membentuk tubuh. (freepik.com)
Latihan beban atau cenderung dikenal dengan latihan angkat beban atau latihan ketahanan badan) merupakan aktivitas yang anaerobik. Akvitias ini meliputi alat-alat seperti barbel, dumbbell, kettlebell atau menggunakan mesin beban.
Fungsi dari aktivitas anaerobik adalah memecah glukosa untuk membuat energi tanpa bergantung kepada oksigen. Banyak energi yang digunakan dalam waktu yang singkat.
Menurut banyak hasil studi, tidak hanya membakar lebih banyak kalori dibanding dengan lemak, tetapi manfaat aktivitas mengangkat beban juga sangat bagus dalam membangun otot.
Menariknya lagi, latihan ini juga dapat meningkatkan kepadatan tulang yang mampu memengaruhi kekuatan tulang kamu. Sehingga kamu dapat menghindari penyakit seperti osteoporosis (kondisi kerapuhan tulang).
Mengenal Latihan Kardio
Sedangkan latihan kardio merupakan aktivitas aerobic. Kardio sendiri merupakan singkatan dari “pengondisian kardiovaskular”. Dalam aktivitas aerobic, oksigen yang digunakan meningkat pernafasan dan denyut jantung.
Aktivitas aerobic biasanya disamakan dengan olahraga lari sebagai olahraga yang paling terkenal, akan tetapi aktivitas apapun yang membuat kita bernafas lebih keras, cepat dan meningkatkan detak jantung juga baik.
Olahraga kardiovaskular dapat meliputi aktivitas berlari, bersepeda, berenang atau mengikuti kelas zumba.
Manfaat dalam mengikuti aktivitas kardio adalah kardio mampu meningkatkan daya tahan dan kesehatan jantung. Kemudian, saat kamu sedang berolahraga kardio merupakan raja dalam pembakaran lemak.
Baca Juga: 7 Manfaat Olahraga Angkat Beban untuk Kesehatan
Menurut penelitian dari Duke University, individu yang melakukan latihan kardio mengalami penurunan lemak dan massa tubuh yang jauh lebih banyak dibanding latihan beban.
Diantara Keduanya Mana Yang Lebih Sehat?
Kedua latihan tentu memberikan manfaatnya masing-masing. Menurut para pelatih, melakukan aktivitas antara kardio dan angkat beban harus disesuaikan dengan tujuan kamu.
Namun, melakukan kedua aktivitas dalam sekaligus juga sangat memungkinkan. Manfaat yang didapatkan juga lebih beragam.
Dengan menggabungkan latihan kardio serta angkat beban, kamu dapat mengurangi lemak tetapi menambahkan otot, kondisi jantung kamu akan lebih baik dan melakukan kedua aktivitas tersebut juga mampu meningkatkan kesehatan mental kamu.
Jadi, antara latihan kardio dan angkat beban, yang mana yang lebih cocok untuk kamu?
Penulis: Gadis Kinamulan Esthiningtyas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Greatist.com