Jumat, 21 NOVEMBER 2025 • 13:27 WIB

Rusia Siapkan "Piala Dunia" Tandingan untuk Tim yang Tak Lolos Kualifikasi FIFA Word Cup 2026

Author

Trofi Piala Dunia 2026. (REUTERS/Jonathan Ernst)

INDOZONE.ID - Federasi Sepak Bola Rusia (RFU) tengah menyiapkan turnamen dunia paralel yang akan digelar bersamaan dengan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Turnamen ini akan ditujukan khusus bagi tim nasional yang gagal lolos ke Piala Dunia 2026, sebuah konsep yang kini menjadi sorotan global. 

Rencana "Piala Dunia" tandingan ini muncul sebagai langkah strategis Rusia untuk kembali mendapatkan visibilitas internasional setelah lama terisolasi dari kompetisi FIFA.

Menurut laporan BBC Sport, RFU ingin menjadikan turnamen ini sebagai “platform kompetitif” bagi negara-negara yang tidak berpartisipasi di Piala Dunia resmi. 

Baca juga: Nova Arianto Ditunjuk Sebagai Pelatih Baru Timnas U-20, Ternyata Ini Alasannya

BBC menyebut Rusia tengah melakukan penjajakan informal kepada sejumlah federasi di Eropa, Amerika Selatan, hingga Afrika.

Dalam konsep awal yang beredar, Rusia menargetkan negara-negara besar yang absen dari Piala Dunia 2026. 

Beberapa yang disebut dapat menerima undangan antara lain Serbia, Yunani, Chile, Peru, Venezuela, Nigeria, Kamerun, China, serta Rusia sendiri. 

ESPN bahkan menyebut daftar tersebut dapat berkembang mengikuti dinamika kualifikasi zona CONMEBOL dan CAF.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Reuters memberitakan bahwa Rusia ingin memulihkan citra olahraga mereka setelah dilarang mengikuti kompetisi resmi FIFA sejak 2022. 

Baca juga: Indra Sjafri: Dari Pegawai Pos Hingga Menjadi Pelatih Timnas Muda Kepercayaan PSSI

Selain itu, meski format Piala Dunia 2026 diperluas menjadi 48 peserta, banyak negara tetap gagal lolos—membuat gagasan ini lebih mudah dijalankan.

Jika terealisasi, turnamen ini akan menjadi kompetisi internasional terbesar di luar struktur FIFA, mempertemukan tim-tim bersejarah dengan negara-negara yang sedang membangun kekuatan baru. 

Para analis menilai langkah ini bisa menjadi pendahulu munculnya “alternatif Piala Dunia versi negara-negara tersisih”.

Kini, dunia sepak bola menunggu: apakah Rusia hanya sedang mengirim sinyal politik, atau benar-benar bersiap melahirkan turnamen terbesar di luar FIFA? Dan jika turnamen ini terjadi, siapa yang akan menjadi juaranya?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU