Ambisi Ousmane Dembele dengan Predikat Pemain Terbaik FIFA Menyongsong Piala Dunia 2026
INDOZONE.ID - Ketika berbicara tentang perjalanan karier Ousmane Dembele, rasanya seperti membaca kisah dua pemain yang berbeda: satu adalah talenta muda yang sering dihantui cedera, dan satunya lagi adalah kekuatan elektrik yang kini bersinar paling terang.
Kabar baik bagi penggemar yang akan menyaksikan Piala Dunia 2026 adalah bahwa Dembele datang dalam versi terbaiknya.
Setelah menjalani musim 2024/25 yang memukau bersama Paris Saint-Germain dan tim nasional Prancis, Dembele dinobatkan sebagai The Best FIFA Men's Player 2025.
Sebuah pencapaian yang menegaskan bahwa ia kini telah kokoh menjadi salah satu pesepakbola terbaik dunia.
Baca juga: Lari Jarak Menengah: Pengertian, Teknik, Aturan, dan Tips Meningkatkan Performa
Perjalanan Panjang dari Evreux ke Puncak Dunia
Dembele memulai kariernya di Evreux, klub kecil di Normandia, sebelum akhirnya direkrut Rennes.
Satu musim di Ligue 1 cukup untuk membuat Borussia Dortmund memboyongnya ke Jerman.
Setahun kemudian, Barcelona datang dengan mahar mendekati 105 juta euro (bisa naik hingga 145 juta euro dengan bonus) pada 2017.
Saat itu, ia menjadi pemain termahal kedua di dunia, hanya di belakang Neymar.
Di Barcelona, cedera menjadi momok yang menghantuinya. Dalam enam tahun, ia absen hampir 120 pertandingan—setara dengan dua musim penuh. Tapi pengalaman itu membentuknya.
Baca juga: Apa Itu Lari Maraton? Ini Pengertian, Sejarah, Aturan Resmi, dan Cara Latihan yang Benar
"Saya belajar banyak dari periode itu. Sekarang saya lebih memahami tubuh saya, dan saya tahu kapan harus beristirahat atau mengubah rutinitas latihan. Itu membuat perbedaan besar," ujarnya.
Kebangkitan di Paris
Kembali ke Prancis pada 2023, Dembele menemukan performa terbaiknya. Musim 2024/25 menjadi puncaknya: 35 gol dan 16 assist dalam 53 pertandingan—melampaui total gabungan lima musim sebelumnya.
Ia membawa PSG meraih gelar domestik, serta trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Pelatih PSG, Luis Enrique, memujinya: "Ousmane selalu menjadi pemain yang berbeda, apa pun posisinya. Dia selalu mampu melewati dua, tiga, atau empat pemain sekaligus, memberikan assist dan mencetak gol."
Baca juga: Jelang Piala Dunia 2026, Stadion NFL Dipaksa Lepas Logo Sponsor, Satu Dapat Pengecualian Unik
Ambisi di Piala Dunia 2026
Dembele telah merasakan manisnya juara dunia bersama Prancis di Rusia 2018, meski ia hanya menjadi starter di dua laga grup.
Empat tahun kemudian di Qatar, ia membantu Les Bleus mencapai final, tapi harus ditarik keluar di menit ke-41 saat timnya tertinggal 0-2 dari Argentina.
Kini, ia haus akan pengalaman baru. "Saya ingin merasakan sensasi mencetak gol di panggung terbesar," ujarnya.
Dengan status sebagai peraih The Best FIFA Men's Player, ia siap menjadi ujung tombak serangan Prancis di Amerika Utara.
Baca juga: Kacau! Staf Medis Madrid Salah Scan Kaki, Mbappe Main 3 Laga dengan Cedera Lutut
Pemain Dwi-Kaki yang Membuat Lawan Tebak-Tebakan
Salah satu keistimewaan Dembele adalah kemampuannya menggunakan kedua kaki dengan sama baiknya.
Ia termasuk dalam kelompok kecil pemain yang benar-benar "two-footed", membuat lawan selalu kesulitan menebak arah gerakannya.
Dengan pengalaman, kesembuhan dari cedera, dan kepercayaan diri yang melambung, Ousmane Dembele siap menulis babak baru dalam kariernya. Piala Dunia 2026 bisa menjadi panggung terbesarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Fifa.com