Rabu, 08 APRIL 2026 • 16:05 WIB

Bukan Buat Gaya! 5 Bela Diri Militer Paling Brutal yang Terlalu Bahaya untuk Ring MMA

Author

Ilustrasi seni bela diri khusus militer. (Dok. Gemini Ai)

INDOZONE.ID - Di dunia seni bela diri, ada garis tegas yang memisahkan antara "olahraga" dan "kelangsungan hidup". 

Jika ring MMA adalah tempat bagi para atlet menguji teknik dalam koridor aturan, maka sistem pertarungan militer adalah tempat di mana aturan tidak pernah ada.

Artikel ini akan membedah sisi gelap dan brutal dari sistem bela diri yang dirancang murni untuk menghancurkan lawan secepat mungkin di medan perang.

Baca juga: Jenis-Jenis Bela Diri di Dunia dari Tradisional, Modern hingga Campuran

1. Krav Maga (Israel)

Lahir dari kebutuhan mendesak Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Krav Maga bukanlah sebuah seni, melainkan sistem pertahanan diri taktis. 

Krav Maga mengajarkan serangan ke titik paling lemah manusia secara simultan: mata, tenggorokan, dan selangkangan.

Krav Maga dilarang ditandingkan di ring,karena target utamanya adalah area yang dalam olahraga disebut "pelanggaran berat". Krav Maga menggunakan serangan lutut ke alat vital atau colokan mata sebagai pembuka serangan.

Baca juga: Mengulik Pencak Silat Beserta Alirannya, Olahraga Bela Diri yang Sudah Jadi Warisan Budaya Indonesia

2. Systema (Rusia)

Digunakan oleh pasukan elit Rusia, Spetsnaz, Systema sering kali terlihat menipu karena gerakannya yang tampak rileks dan lambat. 

Fokus pada kontrol napas dan pemahaman titik saraf jadi teknik rahasia Systema. Systema tidak menggunakan kekuatan otot, melainkan momentum lawan untuk menghancurkan persendian atau memberikan pukulan yang getarannya merusak organ dalam.

Systema dilarang ditandingkan di ring lantaran teknik kuncian seni bela diri ini dirancang untuk langsung mematahkan tulang belakang atau leher, bukan untuk membuat lawan menyerah (tap out).

3. Muay Boran (Thailand)

Sebelum menjadi olahraga populer, Muay Thai adalah Muay Boran seni perang kuno prajurit Siam untuk menghadapi musuh bersenjata di medan tempur. 

Menggunakan sembilan senjata tubuh (Nawarthawut), termasuk puncak kepala. Tekniknya melibatkan serangan siku ke tempurung kepala yang bisa menyebabkan fraktur tengkorak seketika.

Muay Boran sangat dilarang ditandingkan di ring karena banyak tekniknya yang bertujuan untuk mematahkan kaki lawan melalui tendangan ke arah sendi lutut dari samping atau belakang, teknik yang akan mengakhiri karier atlet selamanya.

4. Silat Harimau (Indonesia)

Salah satu aliran paling mematikan dari Minangkabau ini mengadopsi cara harimau melumpuhkan mangsanya dengan brutal. 

Bertarung di posisi sangat rendah untuk menghindari tebasan senjata atas, lalu menyerang tendon kaki musuh sebelum mengunci leher.

Silat Harimau sangat dilarang untuk ditandingkan lantaran seni bela diri ini menggunakan tangan sebagai "cakar" yang menargetkan wajah dan kulit untuk robekan fisik yang traumatis, serta serangan ke arah batang otak yang sangat fatal.

5. Line System (Amerika Serikat)

Linear Infighting Neural Override Engagement (LINE) pernah menjadi standar bela diri US Marine Corps sebelum diganti karena dianggap terlalu mematikan untuk situasi non-perang. 

Sistem ini hanya berisi teknik serangan untuk membunuh atau melumpuhkan lawan secara permanen dalam kondisi pertempuran jarak dekat yang sangat kacau.

Sistem ini tidak mengenal teknik pertahanan atau poin. Isinya 100% serangan ke saraf pusat, tulang leher, dan titik fatal lainnya yang hampir pasti menyebabkan kematian jika dilakukan dengan benar.

Garis antara atlet dan prajurit terletak pada niatnya. Di dalam ring, tujuannya adalah meraih kemenangan dengan rasa hormat. 

Di medan perang, tujuannya hanya satu: pulang dalam keadaan hidup-hidup. Itulah mengapa teknik-teknik ini tetap berada di luar jangkauan wasit dan lampu panggung, karena mereka dirancang untuk realitas yang jauh lebih kelam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU