Ajang lari EnviRUNesia 2026. (Press Rilis)
INDOZONE.ID - Tidak banyak ajang lari di Indonesia yang menggunakan medali berbahan limbah daur ulang sebagai bagian dari konsep acaranya. Hal tersebut menjadi salah satu hal yang diangkat dalam EnviRUNesia 2026, event lari yang menggabungkan olahraga dengan kampanye keberlanjutan dan ekonomi sirkular.
Pada penyelenggaraannya tahun ini, medali finisher EnviRUNesia dibuat dari material besi bekas yang telah didaur ulang, termasuk komponen regulator kompor yang sudah tidak terpakai.
Selain itu, wadah jersey saat race pack collection (RPC) juga menggunakan serat singkong yang bersifat biodegradable atau mudah terurai secara alami.
CEO Environesia, Bangsap, mengatakan penggunaan material daur ulang tersebut sengaja dipilih untuk menunjukkan bahwa limbah masih dapat memiliki nilai guna baru jika diolah kembali dengan tepat.
Baca juga: Panduan Nutrisi Lari 10K: Menu Sebelum Race agar Performa Maksimal
“Medali ini bukan hanya simbol pencapaian peserta, tetapi juga bagian dari edukasi bahwa barang bekas sebenarnya masih bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai,” ujar Bangsap di Yogyakarta, Minggu, 10 Mei 2026.
Menurutnya, konsep seperti ini masih belum banyak diterapkan dalam event lari di Indonesia. Padahal, kegiatan publik dinilai bisa menjadi ruang yang efektif untuk memperkenalkan isu lingkungan kepada masyarakat dengan pendekatan yang lebih dekat dan mudah dipahami.
Bangsap menilai banyak orang telah mendengar istilah ekonomi sirkular, namun belum melihat penerapannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, EnviRUNesia mencoba menghadirkan konsep tersebut melalui elemen-elemen sederhana dalam acara, termasuk medali dan material pendukung kegiatan.
EnviRUNesia 2026 digelar dalam rangka perayaan satu dekade Environesia Group dengan mengusung tema “Celebrate, Run, Sustain”. Acara ini menghadirkan kategori lari 5K dan 10K, serta dilengkapi berbagai kegiatan pendukung seperti edukasi lingkungan, hiburan, hadiah, hingga doorprize Umroh bersama Rubiqa.
Baca juga: Mangkunegara X: Rute Lari Mangkunegaran Run Sudah Disertifikasi Badan Atletik Dunia
Ke depan, penyelenggara berharap konsep penggunaan material daur ulang dalam event olahraga dapat semakin dikenal dan diterapkan lebih luas.
Menurut Bangsap, sebuah event tidak hanya soal kemeriahan, tetapi juga dapat menjadi medium untuk membawa pesan sosial dan lingkungan kepada masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Rilis