Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 07 JUNI 2026 • 15:00 WIB

Tak Ada Batas untuk Bermimpi, Ravianto dan Raviandi Ramadhan Bidik Asian Games 2026 dan Olimpiade LA 2028

Tak Ada Batas untuk Bermimpi, Ravianto dan Raviandi Ramadhan Bidik Asian Games 2026 dan Olimpiade LA 2028Atlet kembar panjat tebing, Ravianto dan Raviandi Ramadhan bidik Asian Games 2026 dan Olimpiade LA 2026. (Instagram/raviandiramadhan)

INDOZONE.ID - Atlet panjat tebing kembar Indonesia, Ravianto Ramadhan dan Raviandi Ramadhan, membagikan mimpi besar serta target yang ingin mereka capai saat berkunjung ke kantor Indozone pada 13 Mei 2026 silam.

Keduanya menegaskan bahwa Asian Games 2026 dan Olimpiade Los Angeles 2028 mendatang adalah target yang tengah mereka perjuangkan.

Ravianto dan Raviandi mengatakan peluang untuk mewujudkan mimpi tersebut akan mulai terbuka pada tahun depan, melalui berbagai ajang internasional yang menjadi bagian dari proses pengumpulan poin kualifikasi.

Tidak Ada Batas untuk Bermimpi

Baca juga: Thomas Tuchel Sebut Inggris Bermain Terlalu Bebas dalam Kemenangan atas Selandia Baru

Bagi mereka, mimpi besar bukanlah sesuatu yang memiliki batasan. Selama seseorang berani memulai dan terus berusaha, peluang untuk meraih prestasi akan selalu terbuka lebar.

Mereka menilai banyak anak muda sering kali gagal sebelum mencoba karena terlalu takut menghadapi kemungkinan yang belum tentu terjadi. 

Padahal, menurutnya, memulai adalah langkah pertama yang paling penting untuk dilakukan.

"Saya merasa tidak ada batas untuk kita berprestasi. Bukan soal takut mulai, tapi mulai dulu saja. Kalau belum mulai, kita sudah gagal duluan," katanya.

Mereka  juga percaya bahwa mimpi yang dahulu terasa mustahil bisa menjadi kenyataan melalui kerja keras dan konsistensi.

"Kalau dulu mungkin terasa tidak mungkin sampai di titik sekarang. Tapi ternyata mimpi yang diimajinasikan bisa terwujud dengan latihan keras," ujarnya.

Baca juga: Pelatih Oman Puji Timnas Indonesia: Ranking FIFA Tak Cerminkan Bagusnya Kualitas Skuad Garuda

Minim Perhatian Jadi Motivasi Tambahan

Saat ditanya mengenai keraguan dari orang lain, keduanya mengaku tidak terlalu mempersoalkannya.

Menurut mereka, tantangan yang lebih sering dihadapi justru datang dari minimnya perhatian pemerintah terhadap olahraga panjat tebing dibandingkan cabang olahraga lain yang lebih populer.

Mereka menilai kondisi tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para atlet panjat tebing untuk terus menunjukkan prestasi di level internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tak Ada Batas untuk Bermimpi, Ravianto dan Raviandi Ramadhan Bidik Asian Games 2026 dan Olimpiade LA 2028

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!