Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 20:28 WIB

Alasan Luca Zidane Lebih Memilih Bela Timnas Aljazair ketimbang Prancis

Author

Luca Zidane bela Aljazair di Piala Afrika 2025. (Instagram/@luca)

INDOZONE.ID - Luca Zidane mengambil keputusan yang sangat berisiko dengan memilih membela Timnas Aljazair ketimbang Timnas Prancis.

Putra Zinedine Zidane itu mengungkapkan, bahwa keputusan tersebut tidak lepas dari pengaruh sang kakek serta ikatan emosional dengan budaya Aljazair yang sudah tertanam sejak kecil.

Luca Zidane bela Aljazair di Piala Afrika 2025. (Instagram/@luca)

Sebelumnya, Luca sempat memperkuat Timnas Prancis saat muda. Namun, seiring berjalannya waktu, ia merasa Aljazair adalah pilihan yang paling sesuai dengan perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional.

Baca juga: Zinedine Zidane: Impian Saya Melatih Timnas Prancis

Pengaruh Kakek Luca Zidane

Luca Zidane secara terbuka mengakui bahwa kakeknya memiliki peran penting dalam keputusan tersebut.

Sejak kecil, budaya Aljazair sudah menjadi bagian dari kehidupan keluarganya, meski ia tumbuh dan berkembang di Prancis.

“Ketika saya memikirkan Aljazair, saya selalu teringat kakek saya. Sejak kecil, budaya Aljazair sudah sangat melekat dalam keluarga kami,” ujar Luca kepada BeIN Sports France, Kamis (25/12/2025).

Baca juga: Luca Zidane Pindah ke Klub Divisi Dua Santender Untuk Sementara Waktu

Menurut Luca, sang kakek selalu memberikan dukungan dan merasa bangga setiap kali dirinya mendapat panggilan membela Timnas Aljazair.

Dukungan itu membuat Luca makin yakin bahwa pilihannya sudah tepat, bukan hanya secara profesional, tetapi juga secara personal.

Dukungan Zinedine Zidane

Selain sang kakek, Luca juga mendapat dukungan penuh dari ayahnya, Zinedine Zidane. Meski dikenal sebagai legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane tidak pernah memaksakan kehendak kepada putranya.

“Ayah saya mendukung saya. Dia mengatakan ini adalah pilihan saya. Dia bisa memberi saran, tetapi keputusan akhir tetap ada di tangan saya,” kata Luca.

Baca juga: Juventus Bidik Zidane sebagai Pengganti Thiago Motta yang di Ujung Tanduk?

Bagi Luca, keputusan membela Aljazair adalah pilihan yang diambil dengan penuh kesadaran. Ketertarikannya semakin besar setelah berkomunikasi dengan pelatih dan federasi sepak bola Aljazair.

Dukungan keluarga pun membuatnya semakin mantap melangkah.

Langsung Jadi Kiper Utama Timnas Aljazair

Keputusan Luca Zidane membela Timnas Aljazair terbukti tepat. Pada usia 27 tahun, ia langsung dipercaya menjadi kiper utama dan tampil pada laga pembuka Grup E Piala Afrika di bawah asuhan Vladimir Petković.

Dalam pertandingan melawan Sudan pada Rabu 24 Desember 2025, Aljazair meraih kemenangan meyakinkan 3-0.

Baca juga: Tragedi Perayaan Juara Liga Aljazair: 3 Tewas, Lebih dari 70 Suporter Terluka

Meski tidak banyak mendapat tekanan, Luca sempat melakukan penyelamatan krusial saat menggagalkan peluang Yaser Awad ketika skor masih 1-0.

Menariknya, jika di klub Luca lebih sering menggunakan nama depannya di jersey, untuk Timnas Aljazair ia memilih mengenakan nama belakang Zidane. Keputusan itu memiliki makna khusus.

“Bagi saya, membela tim nasional adalah cara untuk menghormati kakek saya. Jersey berikutnya dengan nama di atasnya akan saya dedikasikan untuknya,” tutur Luca.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BeIN Sports France

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU