Selasa, 05 MEI 2026 • 14:04 WIB

Graham Arnold Nilai Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Gak Adil Buat Timnas Indonesia dan Irak

Author

Pelatih Irak, Graham Arnold (REUTERS)

INDOZONE.ID - Pelatih Irak, Graham Arnold menilai babak playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 sangat tidak adil bagi timnya, terutama bagi Timnas Indonesia.

Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari tuan rumah pertandingan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang tidak netral, dengan Qatar dan Arab Saudi menjadi tuan rumah untuk pertandingan Round 4.

Selain itu, Graham Arnold juga menyoroti waktu istirahat yang diberikan kepada tim tuan rumah yakni Arab Saudi yang lebih lama ketimbang Irak dan juga Timnas Indonesia.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Graham Arnold dalam wawancaranya baru-baru ini melalui kanal YouTube The Howie Games.

Baca juga: Manchester City vs Everton Imbang 3-3, Perebutan Gelar Liga Inggris Semakin Ketat

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy mengawal pergerakan pemain Irak, Ibrahim Bayesh. (REUTERS/Stringer)

Arnold mengatakan bahwa untuk pertandingan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 pihaknya diberi tahu akan dimainkan di tempat netral. Akan tetapi, pada akhirnya AFC menunjuk Arab Saudi dan Qatar untuk menjadi venue pertandingan Round 4.

"Jujur, saya merasa playoff itu tidak adil, terutama dengan apa yang terjadi dengan Timnas Indonesia. Pada awal kualifikasi, kami diberitahu bahwa laga akan digelar di tempat netral, tetapi undian dilakukan, semuanya berubah dan tim-tim yang berperingkat tinggi menjadi tuan rumah. Saya pikir kami akan menjadi tim tuan rumah karena Qatar berada di peringkat 53, Irak -57 dan Arab Saudi ke-58," ujar Graham Arnold dalam wawancaranya yang dikutip dari YouTube The Howie Games pada Selasa (5/5/2026).

Lebih lanjut, Graham Arnold merasa bingung dengan keputusan akhir AFC yang menetapkan Arab Saudi sebagai venue pertandingan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu. Ia juga menyoroti jadwal Indonesia yang bertanding melawan Arab Saudi yang cukup mepet dengan hari kedatangan Timnas Indonesia di Jeddah.

"Tetapi, entah bagaimana Arab Saudi yang menjadi tuan rumah. Indonesia tiba pada hari Senin dan beberapa pemain mereka pada Selasa. Kemudian, mereka langsung bertanding melawan Arab Saudi pada Rabu. Kami bertanding melawan Indonesia pada Sabtu dan menang," tutur pelatih berusia 62 tahun itu melanjutkan.

Baca juga: Profil Timnas Qatar dan Peta Kekuatan di Piala Dunia 2026: Siap Cetak Sejarah

Tak hanya itu, Graham Arnold juga mengomentari waktu istirahat yang diterima Arab Saudi jauh lebih lama ketimbang tim lainnya seperti Irak dan Indonesia.

"Sementara itu Arab Saudi selaku tim tuan rumah mendapat waktu istirahat 6-7 hari. Kemudian kami menghadapi Arab Saudi hanya dua atau tiga hari setelah pertandingan kami," ujar pelatih sekaligus legenda Timnas Australia itu menutup wawancara.

Kini, Irak sendiri telah memastikan tiket lolos ke Piala Dunia usai kalahkan Bolivia di putaran kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Irak sendiri di Piala Dunia 2026 tergabung di grup I bersama dengan Prancis, Senegal dan Norwegia. Perjuangan mereka di Piala Dunia 2026 dimulai pada pertandingan melawan Norwegia pada 17 Juni 2026 mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube The Howie Games

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU