INDOZONE.ID - Setelah absen dari panggung global selama 28 tahun lamanya, Tim Nasional Austria akhirnya kembali memastikan diri berlaga di Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Terakhir kali tampil pada edisi Prancis 1998, kembalinya Das Team (sebutan Timnas Austria) tentu menjadi salah satu momen yang paling dinanti oleh para penggemar sepak bola Eropa.
Di bawah komando pelatih jenius Ralf Rangnick, Austria telah bertransformasi menjadi tim dengan intensitas pressing tinggi yang sangat merepotkan lawan.
Datang dengan status juara grup kualifikasi dan membawa para pemain bintang yang merumput di liga top Eropa, Austria bertekad untuk menebus waktu yang hilang dan mengukir kejayaan baru di Amerika Utara.
Baca juga: Profil Timnas Selandia Baru Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Taktik Bazeley, dan Peluang Lolos
Profil Singkat Timnas Austria
Berikut adalah fakta-fakta singkat mengenai skuad Das Team jelang Piala Dunia 2026:
| Keterangan | Detail |
| Julukan | Das Team / Burschen (Para Pemuda) |
| Konfederasi | UEFA (Eropa) |
| Pelatih Kepala | Ralf Rangnick |
| Ranking FIFA Terkini | 24 (1593.45 poin) - Di bawah Ekuador (23) dan di atas Korea Selatan (25) |
| Rata-rata Umur Skuad | 28,4 Tahun |
| Formasi Andalan | 4-2-3-1 / 4-2-2-2 (High Pressing) |
| Total Nilai Pasar Skuad | Rp4.578,32 Miliar |
| Pencapaian Terbaik | Peringkat Ketiga (1954) |
| Penampilan di Piala Dunia | Delapan kali (1934, 1954, 1958, 1978, 1982, 1990, 1998, 2026) |
Rekam Jejak Kualifikasi: Dominasi dan Drama Dramatis
Perjalanan Austria menuju Piala Dunia 2026 dilalui lewat kualifikasi Grup H zona UEFA yang diwarnai dengan dominasi dan sedikit drama di akhir. Bersaing dengan Bosnia dan Herzegovina, Rumania, Siprus, serta San Marino, pasukan Rangnick langsung melesat memenangkan lima laga pembuka secara beruntun.
Momen paling bersejarah terjadi pada Oktober 2025 saat mereka membantai San Marino dengan skor 10-0 (kemenangan terbesar dalam sejarah negara tersebut), di mana striker veteran Marko Arnautovic mencetak empat gol dan mengukuhkan dirinya sebagai top skor sepanjang masa Austria.
Meski sempat tersandung akibat kekalahan 1-0 dari Rumania, Austria kembali bangkit. Tiket otomatis ke Amerika Utara akhirnya disegel secara dramatis pada 18 November 2025 di Wina. Sempat tertinggal lebih dulu oleh gol pemain Bosnia dalam 15 menit awal, gol penyelamat naluriah dari Michael Gregoritsch pada menit ke-78 memastikan hasil imbang 1-1 yang cukup untuk mengunci posisi puncak klasemen Grup H.
Sang Arsitek: Tangan Dingin Ralf Rangnick
Keberhasilan Austria tak lepas dari sosok Ralf Rangnick. Sejak ditunjuk pada April 2022, sosok yang diakui luas sebagai pelopor gaya Gegenpressing ini langsung mengubah wajah sepak bola Austria.
Mantan arsitek RB Leipzig dan Manchester United ini dengan cepat menerapkan filosofi sepak bola ofensif yang terstruktur. Setelah sukses membawa Austria tampil memukau di EURO 2024 dan secara heroik menolak tawaran dari Bayern Munich demi bertahan Rangnick kini membuktikan komitmennya dengan mengakhiri kutukan absen 28 tahun Austria di Piala Dunia.
Skuad dan Pemain yang Wajib Diwaspadai
Skuad Austria untuk 2026 memadukan pengalaman veteran dengan talenta emas yang matang di Bundesliga Jerman. Dengan nilai pasar total skuad mencapai Rp4.578,32 Miliar, lini tengah mereka menjadi sektor paling berharga sekaligus mesin utama permainan.
Pemain Kunci yang Perlu Diwaspadai:
- Konrad Laimer: Pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad (Rp556,21 Miliar). Ia adalah mesin pressing tanpa henti yang bisa beroperasi di bek kanan maupun lini tengah.
- Christoph Baumgartner: Kreator utama senilai Rp521,45 Miliar yang sangat cerdas mencari ruang dan mematikan di sepertiga akhir lapangan.
- Kevin Danso: Tembok kokoh bernilai Rp347,63 Miliar yang akan menjadi komandan utama lini pertahanan Austria.
- Marko Arnautovic: Striker berusia 37 tahun yang penuh pengalaman. Ia adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa yang insting pembunuhnya masih sangat dibutuhkan.
Daftar Lengkap Skuad Austria:
(Berdasarkan pemanggilan terakhir)
Penjaga Gawang (Kiper):
- Alexander Schlager (Red Bull Salzburg)
- Tobias Lawal (KRC Genk)
- Patrick Pentz (Bröndby IF)
Florian Wiegele (FC Viktoria Plzen)
Pemain Bertahan (Bek):
- Kevin Danso (Tottenham Hotspur)
- Marco Friedl (SV Werder Bremen)
- Philipp Lienhart (SC Freiburg)
- David Affengruber (Elche CF)
- Stefan Posch (1.FSV Mainz 05)
- David Alaba (Real Madrid)
- Maximilian Wöber (SV Werder Bremen)
- Michael Svoboda (Venezia FC)
- Phillipp Mwene (1.FSV Mainz 05)
- Konrad Laimer (Bayern Munich)
Gelandang:
- Nicolas Seiwald (RB Leipzig)
- Florian Grillitsch (SC Braga)
- Carney Chukwuemeka (Borussia Dortmund)
- Xaver Schlager (RB Leipzig)
- Marcel Sabitzer (Borussia Dortmund)
- Alessandro Schöpf (Wolfsberger AC)
- Alexander Prass (TSG 1899 Hoffenheim)
- Christoph Baumgartner (RB Leipzig)
- Paul Wanner (PSV Eindhoven)
- Romano Schmid (SV Werder Bremen)
Penyerang (Sayap/Depan):
- Patrick Wimmer (VfL Wolfsburg)
- Marko Arnautovic (Red Star Belgrade)
- Sasa Kalajdzic (LASK)
- Michael Gregoritsch (FC Augsburg)
Baca juga: Deretan Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Ketahui!
Jadwal Pertandingan Austria
Austria akan memulai kampanye mereka menghadapi tim-tim dari benua Asia, Amerika Selatan, dan Afrika. Berikut jadwal pertandingan mereka di fase grup:
- 16 Juni 2026: Austria vs Yordania (San Francisco Bay Area Stadium)
- 22 Juni 2026: Argentina vs Austria (Dallas Stadium)
- 27 Juni 2026: Aljazair vs Austria (Kansas City Stadium)
Analisis Peluang Lolos
Melihat lawan-lawan di fase grup, Austria memiliki peluang yang sangat realistis untuk lolos ke babak gugur. Lawan terberat mereka tentu saja adalah sang juara bertahan, Argentina. Laga melawan La Albiceleste pada 22 Juni akan menjadi ujian taktis yang sesungguhnya bagi sistem pressing Rangnick.
Meski begitu, laga pembuka melawan Yordania wajib dimaksimalkan sebagai pendulang tiga poin sempurna. Pertandingan pamungkas melawan Aljazair kemungkinan besar akan menjadi laga penentu untuk perebutan posisi runner-up grup.
Dengan gaya bermain agresif khas Rangnick dan komposisi lini tengah (Sabitzer, Seiwald, Laimer) yang sangat tangguh dalam memutus serangan, Austria diprediksi tidak hanya akan menjadi numpang lewat, melainkan punya kapasitas untuk melangkah jauh menembus babak knockout di Amerika Utara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Transfer Market, FIFA