INDOZONE.ID - Bek Portugal, Ruben Dias, menilai kritik terhadap Cristiano Ronaldo merupakan omong kosong. Menurutnya, hal tersebut tidak mengganggu fokus Portugal di Piala Dunia 2026.
Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol, bahkan tidak mampu melepaskan tembakan tepat sasaran saat lawan Kongo yang berakhir imbang 1-1.
Pada laga tersebut, mantan pemain Real Madrid itu merupakan pemain nonkiper tertua yang bermain di Piala Dunia, karena telah berusia 41 tahun dan 123 hari.
Karena penampilan tersebut, suami Georgina Rodriuez itu mendapatkan kritik dari para pengamat dan media. Mereka menilai Ronaldo seharusnya bukan pemain inti lagi.
Baca juga: 4 Masalah Nonteknis Tidak Masuk Akal yang Dialami Timnas Senegal di Piala Dunia 2026
"Itu bukan masalah bagi kami. Itu tidak penting, hanya sedikit keributan dan kebisingan. Itu semua bagian dari permainan," ujar Dias, dikutip dari ESPN, Sabtu (20/6/2026).
Dalam pertandingan melawan Kongo, 3 tembakan Cristiano Ronaldo meleset dari gawang. Penampilan itu menuai kritik dari legenda Arsenal dan Prancis, Thierry Henry yang menyebut Ronaldo sangat egois.
Kendati begitu, Dias mengatakan kritik terhadap Ronaldo bukan hal baru. Sebab, kritik merupakan bagian dari permainan. Bek Manchester City itu mengatakan kritik tersebut tidak hanya ditujukan kepada satu pemain saja.
Baca juga: Awas Keliru Istilah! Membedah Persamaan Teknis di Balik Abseiling dan Rappelling
"Pertama dan terpenting, kritik ini tidak hanya ditujukan kepada satu pemain. Cristiano menjadi fokus utama perhatian, tetapi saya pikir kita semua berada di garis depan kritik," ujar Dias.
"Yang terpenting, selain apa yang baru saja saya katakan, saya rasa tidak ada hal luar biasa yang terjadi. Keadaannya selalu seperti ini sejak saya berada di sini. Saya yakin akan terus seperti ini di masa depan dan, dengan demikian, ini bukanlah hal baru." tutur bek berusia 29 tahun itu.
"Pada akhirnya, itu hanya kebisingan. Kami mengisolasi diri darinya dan fokus pada hal yang kami lakukan," jelasnya.
Ronaldo bermain selama 90 menit dalam pertandingan melawan Kongo. Pelatih Roberto Martinez pun mengatakan bahwa tidak masuk akal untuk menggantinya kala itu.
Baca juga: Piala Dunia 2026 Banjir Kartu Merah: Salah Satunya karena Bikin Kaki Rekan Setim Jay Idzes Patah!
Dias mengatakan, kritik tersebut tidak mempengaruhi fokus Portugal. Sebab, Selecao das Quinas makin bersatu karena kritik-kritik tersebut.
"Bagi kami semua, ini bukan masalah. Kita semua bersatu dalam kesadaran bahwa kesulitan adalah hal yang baik dan bahwa melalui kesulitanlah kita akan melihat jati diri kita," ungkap Dias.
"Kami menerimanya sebagai kesempatan untuk menciptakan sesuatu yang positif. Pikiran saya tidak melayang ke arah itu. Saya tidak memperhatikan ketika hal itu dilontarkan kepada kami. Saya percaya tidak satu pun dari kami yang menganggapnya penting. Seharusnya itu bahkan bukan masalah," bebernya.
Dias tidak bermain pada laga melawan Kongo karena cedera, tapi kini sudah pulih. Ia diperkirakan akan tampil sejak awal pada laga melawan Uzbekistan di Stadion Houston, Amerika Serikat (AS), Rabu 24 Juni 2026, pukul 00.00 WIB.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN