Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 27 APRIL 2026 • 17:00 WIB

Lompat Kangkang: Pengertian, Teknik Dasar, dan Cara Melakukannya

Lompat Kangkang: Pengertian, Teknik Dasar, dan Cara MelakukannyaIlustrasi lompat kangkang. (AI/Gemini)

INDOZONE.ID - Lompat kangkang adalah salah satu materi dasar dalam senam lantai yang sering diajarkan di sekolah.

Meski terlihat sederhana, gerakan ini sebenarnya membutuhkan teknik, kekuatan, dan koordinasi tubuh yang baik agar dapat dilakukan dengan benar dan aman, agar terhindar dari cedera.

Lalu, apa itu lompat kangkang dan bagaimana teknik melakukannya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Lompat Kangkang dalam Senam Lantai?

Baca juga: Panduan Pro Senam Ketangkasan: Lindungi Sendi dengan Mekanika Gerak yang Tepat!

Lompat kangkang merupakan salah satu gerakan dasar dalam senam lantai dengan mengombinasikan lari, tolakan, dan lompatan untuk melewati rintangan.

Dalam praktiknya, rintangan yang digunakan biasanya berupa peti lompat atau kuda-kuda senam, meskipun pada tahap latihan awal bisa juga memanfaatkan alat bantu sederhana.

Gerakan ini tidak hanya sekadar melompat, tetapi melibatkan koordinasi tubuh yang terstruktur. Mulai dari awalan berlari, tolakan menggunakan kedua kaki, tumpuan tangan pada alat, posisi kaki terbuka (kangkang) saat berada di atas rintangan, hingga pendaratan yang stabil.

Setiap tahapan harus dilakukan secara berurutan dan tepat agar gerakan terlihat sempurna sekaligus aman dilakukan.

Secara umum, lompat kangkang bertujuan untuk melatih kekuatan otot, terutama pada kaki dan lengan, meningkatkan kelenturan tubuh, serta mengasah keseimbangan dan koordinasi gerak.

Oleh karena itu, gerakan ini kerap diajarkan dalam pelajaran olahraga di sekolah sebagai bagian dari dasar pembentukan kemampuan fisik.

Teknik Dasar Lompat Kangkang: Dari Awalan hingga Pendaratan

Baca juga: Mengenal Senam Ketangkasan: Jenis, Gerakan Dasar, Aturan, dan Manfaatnya

1. Awalan (Lari)

Tahap pertama dimulai dengan berlari menuju peti lompat. Lari dilakukan dengan kecepatan yang cukup untuk menghasilkan tenaga, namun tetap terkontrol. Posisi tubuh sedikit condong ke depan untuk membantu menciptakan momentum.

Mengatur langkah menjadi hal penting di fase ini. Langkah terakhir harus pas agar posisi kaki siap melakukan tolakan secara optimal.  

2. Tolakan

Sesaat sebelum mencapai peti, lakukan tolakan menggunakan kedua kaki secara bersamaan di papan tolakan. Dorongan kaki harus kuat dan cepat agar tubuh bisa terangkat dengan maksimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Halodoc, Amatan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Lompat Kangkang: Pengertian, Teknik Dasar, dan Cara Melakukannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!