Sabtu, 20 JUNI 2026 • 09:55 WIB

4 Masalah Nonteknis Tidak Masuk Akal yang Dialami Timnas Senegal di Piala Dunia 2026

Author

Timnas Senegal. (Instagram/@kkoulibaly26)

INDOZONE.ID - Bagi Tim Nasional Senegal laga melawan Norwegia, Selasa (23/6/2026) mendatang, akan menjadi sangat krusial. 

Setelah kekalahan 3-1 di pertandingan pembuka melawan Prancis, Tim Singa Teranga butuh poin untuk tetap melanjutkan kiprah di Piala Dunia 2026.  

Namun, perjuangan Timnas Senegal tidak mudah. Mereka sedang banyak diganjal banyak masalah nonteknis di luar lapangan yang cukup pelik. Situasi yang tercipta menciptakan atmosfer yang buruk di internal tim. 

1. Bonus Belum Dibayar dan Masalah Logistik

Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) membuat keputusan sepihak yang mengancam keharmonisan skuad. Menurut informasi Sport News Africa, bonus yang dijanjikan kepada para pemain Senegal masih belum dibayarkan.

Baca juga: Awas Keliru Istilah! Membedah Persamaan Teknis di Balik Abseiling dan Rappelling

Ironisnya, FSF telah menerima hadiah yang sangat besar setelah keluar sebagai juara Piala Afrika 2025. Belum lagi, FSF juga mendapat bonus lolosnya Senegal dari kualifikasi Piala Dunia sejak beberapa bulan lalu. 

Kekacauan finansial itu bisa merusak keharmonisan tim yang seharusnya fokus untuk mempersiapkan laga selanjutnya. 

2 Masalah Akomodasi

Timnas Senegal juga dirundung masalah akomodasi selama Piala Dunia 2026. Hotel tempat mereka menginap di Amerika Serikat dianggap tidak memenuhi standar tim sekaliber Senegal. 

Pemain dikabarkan telah mengungkapkan kekecewaan perihal kondisi akomodasi. Situasi ini kontras dengan fasilitas yang diberikan FSF saat Senegal berlaga di Piala Afrika 2025.

Baca juga: Piala Dunia 2026 Banjir Kartu Merah: Salah Satunya karena Bikin Kaki Rekan Setim Jay Idzes Patah!

3. Katering yang Buruk, Pemain Memesan Makanan 

Kebijakan pengetatan pengeluaran FSF telah membuat pemain tidak mendapat asupan nutrisi memadai untuk ukuran atlet. Koki tim rupanya dilarang ikut perjalanan demi memangkas biaya operasional. 

Dampaknya, para pemain terpaksa memesan makanan dari luar hotel untuk mendapat asupan yang layak. 

Hal ini semakin tragis lantaran beberapa anggota Federasi justru terlihat hidup mewah. Mereka membawa keluarga dan rombongan pribadi dalam jumlah besar ke Amerika Serikat, yang sepenuhnya dibiayai oleh FSF. 

4. Pelatih Pape Thiaw Masih Tanpa Gaji dan Kontrak

Masalah lain yang mencuat ialah Pelatih Pape Thiaw masih bekerja tanpa kontrak. Kontraknya telah habis beberapa bulan lalu. Bahkan, ia belum menerima gaji lima bulan terakhir.

Baca juga:  Penyebab Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Ternyata karena Ini

FSF terkesan menunda-nunda penandatanganan kontrak baru. Federasi beralasan masalah ini akan diselesaikan belakangan.

Sementara itu mereka meminta tim kepelatihan dan pemain fokus mempersiapkan diri untuk pertandingan. Satu-satunya yang menjadi pegangan hanya jaminan dari Presiden Senegal bahwa masalah ini akan diselesaikan. 

Pape Thiaw terpaksa harus duduk di bangku cadangan menyaksikan anak asuhnya bertanding di tengah ketidakpastian. 

Dengan rundungan masalah yang disebabkan ketidakprofesionalan federasi, apakah Senegal akan terus dapat melaju di gelaran Piala Dunia 2026? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sportnewsafrica.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU