Profil Timnas Aljazair Piala Dunia 2026 (@esohnasports/instagram)
INDOZONE.ID - Setelah absen dalam dua edisi terakhir, Tim Nasional Aljazair akhirnya kembali menginjakkan kaki di panggung akbar Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen ini akan menandai partisipasi kelima bagi tim berjuluk Les Fennecs.
Datang dengan memori manis pencapaian luar biasa di Brasil 2014 saat mereka nyaris menumbangkan Jerman di babak 16 besar Aljazair membawa ambisi besar untuk mengulang, bahkan melampaui, kesuksesan tersebut.
Di bawah asuhan pelatih berpengalaman Vladimir Petkovic dan dikomandoi oleh bintang veteran Riyad Mahrez, Aljazair siap menjadi salah satu kuda hitam paling berbahaya dari benua Afrika.
Berikut adalah rangkuman fakta singkat mengenai skuad Les Fennecs jelang Piala Dunia 2026:
| Keterangan | Detail |
| Julukan | Les Fennecs (Serigala Gurun) / Les Verts (Si Hijau) |
| Konfederasi | CAF (Afrika) |
| Pelatih Kepala | Vladimir Petkovic |
| Ranking FIFA Terkini | 28 (1564.26 poin) - Di bawah Australia (27) dan di atas Egypt (29) |
| Rata-rata Umur Skuad | 26,0 Tahun |
| Formasi Andalan | 4-3-3 / 4-1-4-1 (Agresif Transisi) |
| Total Nilai Pasar Skuad | Rp3.958,67 Miliar |
| Pencapaian Terbaik | Babak 16 Besar (2014) |
| Penampilan di Piala Dunia | Lima (1982, 1986, 2010, 2014, 2026) |
Perjalanan Aljazair menuju Amerika Utara dilalui dengan sangat meyakinkan. Tergabung di Grup G pada kualifikasi zona CAF, mereka harus bersaing dengan Guinea, Uganda, Mozambik, Botswana, dan Somalia.
Les Verts tampil sangat dominan dan berhasil mengamankan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026 setelah melibas Somalia dengan skor meyakinkan 3-0 pada Matchday 9.
Secara keseluruhan, mereka menyelesaikan kampanye kualifikasi dengan catatan impresif: 8 kali menang, 1 hasil imbang, dan hanya 1 kali kalah (2-1 dari Guinea). Keberhasilan ini tak lepas dari ketajaman striker Mohamed Amoura yang sukses mencetak 10 gol, menjadikannya ujung tombak paling mematikan di fase grup tersebut.
Kunci di balik kebangkitan Aljazair adalah sang pelatih kepala, Vladimir Petkovic, yang resmi ditunjuk pada Februari 2024. Petkovic bukanlah nama sembarangan di kancah sepak bola Eropa.
Ia pernah membawa Lazio menjuarai Coppa Italia pada 2013 dan memiliki rekam jejak brilian bersama Timnas Swiss selama tujuh tahun (membawa Swiss ke perempat final Euro 2020 usai menyingkirkan Prancis).
Kehadiran Petkovic membawa angin segar bagi Aljazair. Ia dikenal ahli dalam membangun tim yang solid secara defensif namun sangat berbahaya dalam skema serangan balik cepat. Disiplin, organisasi permainan yang rapi, dan transisi efektif menjadi senjata utama yang ia tanamkan pada skuad Les Fennecs.
Skuad Aljazair saat ini memiliki keseimbangan yang sangat baik, memadukan pemain veteran yang menjuarai Piala Afrika 2019 dengan para pemain muda (rata-rata 26 tahun) yang merumput di liga-liga top Eropa. Total market cap skuad ini menyentuh Rp3.958,67 Miliar.
Baca juga: 10 Negara yang Paling Sering Tampil di Piala Dunia yang Perlu Kamu Ketahui!
(Berdasarkan pemanggilan FIFA Matchday terakhir)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Transfer Market, FIFA